Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


APBD Kepri Tahun 2019 Diproyeksikan Rp3,6 Triliun

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bersama Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak meneken KUA-PPAS RAPBD 2019 Kepri di paripurna itimewa di ruang utama kantor DPRD Kepri, Rabu (21/11/2018). Foto ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2019 diproyeksikan sebesar RP3,6 triliun, Rabu (21/11/2018).

Penandatangan dilakukan pada rapat paripurna istimewa di ruang rapat utama DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak serta didampingi wakil ketua 2, Husnizar Hood.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerangkan, setelah dilakukan pembahasan rancangan KUA dan PPAS oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar), maka diperoleh kesepakatan terhadap struktur APBD Kepri tahun 2019.

Yakni, sambung Jumaga, rencana pendapatan mengalami kenaikan sebesar Rp430.706.223.211,04 miliar atau naik sekitar 13,46 persen dibandingkan APBD-P 2018. Sehingga jumlah pendapatan yang semula berjumlah Rp3.198.857.947.780,96 triliun, sekarang adalah Rp3.629.564.170.992 triliun.

“Sementara dari sisi penerimaan pembiayaan daerah menurun sebesar 23,91 persen atau Rp9.427.248.919,41 miliar dari jumlah penerimaan pembiayaan sebelumnya sebesar Rp 39.427.248.919,41 miliar sehingga jumlah penerimaan dari sisi pembiayaan daerah menjadi Rp30.000.000.000 miliar,”ungkap Jumaga.

Sedangkan proyeksi jumlah belanja daerah, masih Jumaga, dibandingkan APBD Perubahan 2018 mengalami peningkatan sebesar 13,01 persen yakni Rp421.278.974.291,63 miliar. Sehingga total jumlah belanja daerah tahun anggaran 2019 diproyeksikan menjadi sebesar Rp3.659.564.170.992 Triliun dari anggaran belanja daerah pada APBD-P Tahun anggaran 2018, sebelumnya sebesar Rp3.238.285.196.700,37 triliun.

“Dengan demikian total rencana struktur APBD Tahun Anggaran 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp.421.278.974.291,63 dari jumlah APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 yang sebelumnya Rp. 3.238.285.196.700,37. Sehingga jumlah APBD 2019 menjadi Rp. 3.659.564.170.992,” tutup Jumaga.

KUA-PPAS RAPBD 2019 tersebut akan menjadi pagu definitif, setelah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD 2019 ini disetujui bersama antara Kepala Daerah dan DPRD. Ranperda tentang APBD tersebut tengah dibahas dan segera ditetapkan oleh Kepala Daerah menjadi Perda tentang APBD 2019. (***)

Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.