Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Legitimasi Dewan Hakim Porprov Kepri Dipertanyakan

Wakil Sekretaris KONI Kota Tanjungpinang, Irwan Siswandi.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Wakil Sekretaris KONI Kota Tanjungpinang, Irwan Siswandi mempertanyakan legitimasi (kualitas,red) Dewan Hakim di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Kepri yang berlangsung mulai 26 November sampai 2 Desember 2018 di Kota Tanjungpinang.

“Apakah sudah dilantik atau disumpah Dewan Hakim?. Sistem penunjukkan Dewan Hakim juga bagaimana?. Kita pertanyakan legitimasi Dewan Hakim pada ajang Porprov,” kata Irwan kepada prokepri, Sabtu (1/12/2018).

Ketua Harian Pemuda Tempatan (Perpat) Tanjungpinang ini membeberkan, berdasarkan informasi yang ia terima, Dewan Hakim Porprov hanya terdiri dari tiga Kadispora (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,red). Terdiri dari Batam, Tanjungpinang dan Karimun.

“Terus dua lagi dari pengurus Koni Provinsi. Saran saya kenapa tidak dari tujuh kabupaten kota yang dijadikan juga sebagai Dewan Hakim,” ungkap Irwan.

Dengan masalah ini, sambung Irwan, kontingen kabupaten/kota sangat dirugikan.

“Segala sesuatu keputusan tentu tidak berimbang. Contohnya untuk Tanjungpinang, Cabor (Cabang Olahraga,red) Hapkido misalnya serta beberapa Cabor lain yang sedang dipertimbangkan saat ini. Kemungkinan besar diputuskan tidak berimbang,” yakin dia.

Irwan mengimbau, kabupaten kota lain di Kepri dapat duduk bersama meluruskan sistem yang sudah dibentuk oleh Pengurus Besar (PB) Porpov Kepri tentang Dewan Hakim tersebut.

“Baiknya tujuh kabupaten kota harus dilibatkan Terdiri dari semua Kadispora dijadikan Dewan Hakim. Kan pas dan berimbang. Bagimana olahraga kita mau berkembang khusus kepri, kalau masih ada unsur kepentingan dan politik dalam agenda ini,” sorot dia lagi.

Irwan berharap masalah ini segera diseleseikan sebelum penutupan Porprov

“Keputusan ini yang jelas dan fair jangan ada kata-kata yang salah. Untuk saudara Yakub (salah satu pengurus Koni Batam untuk mengklarifikasi berita di koran sindo, yang memutar balikkan fakta sebenarnya,” tutupnya.

Berdasarkan data, rekapitulasi perolehan medali sementara di Porprov Kepri tanggal 30 November 2018, Kota Batam menempati posisi pertama dalam perolehan medali. Yakni 70 emas, 68 perak dan 61 perunggu, dengan total 199 medali.

Urutan kedua ditempati Kota Tanjungpinang, dengan perolehan medali sebanyak 67 emas, 60 perak dan 71 perunggu, total 198 medali. Ketiga diraih Karimun melalui medali emas 53, perak 42 dan perunggu 41, total 136 medali.

Posisi keempat dari Kabupaten Bintan, dengan medali emas 24, perak 30 dan perunggu 48. Natuna menempati urutan kelima dengan 13 emas, 13 perak dan 26 perunggu. Keenam dari Lingga, emas 8, perak 21 dan perunggu 29.

Anambas sendiri menempati urutan terakhir, dengan emas 3, perak 4 dan 6 perunggu.

Penulis/Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.