Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Polda Kepri Musnahkan Sekilo Lebih Sabu-Sabu

Tampak petugas mengecek barang bukti sabu-sabu untuk dimusnahkan, Selasa (25/9/2018). Foto prokepri/Erlangga

PROKEPRI.COM, BATAM – Kepolisian Daerah (Polda) Kepri memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat satu kilogram lebih diruang Opsnal Ditresnarkoba, Selasa (25/9/2018) siang.

“Satu bungkus plastik yang berisikan sabu seberat 1.100 (seribu seratus) gram telah disisihkan seberat 33,2 gram untuk pemeriksaan Laboratorium forensik, disisihkan seberat 2 gram untuk pembuktian perkara dan disisihkan seberat 1064,8 gram untuk dilakukan Pemusnahan,” kata Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto melalui Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga dalam siaran pers yang diterima redaksi prokepri, Selasa (25/9/2018).

Erlangga menerangkan, narkotika yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan Tim Opsnal Subdit II di parkiran Pujasera Simpang Kara depan Ruko Golden Land, Kota Batam, Sabtu (1/9/2018) kemaren.

“Tim Opsnal Subdit II menangkap laki-laki inisial RB (pelaku bekerja sebagai ABK Kapal) dan pada saat dilakukan penangkapan tersebut ditemukan 1 (satu) Bungkus plastik warna kuning emas merk Chines Tea yang dibalut Lakban warna Hitam yang berisikan Kristal bening yang diduga Sabu dengan berat 1.100 Gram, yang berada dibelakang kursi Mobil,” ungkapnya.

Dari keterangan RB, sambung Erlangga, sabu tersebut dibawa saudara RB ke Batam dengan menggunakan Kapal Ferry (Situlang Laut-Batam Centre), pada hari sebelumnya.

“Setelah dilakukan Pemeriksaan terhadap RB, dianya menerangkan bahwa RB mendapatkan Sabu tersebut dari seorang di wilayah Pelabuhan Situlang Laut (Malaysia). Dalam melakukan kegiatanya saudara RB bersama teman kerjanya yaitu Inisial RM,” jelasnya lagi.

“Kemudian dilakukan Penangkapan terhadap saudara RM (bekerja sebagai ABK Kapal) di parkiran Pelabuhan Batam Centre Kota Batam, dan dari keterangan kedua tersangka bahwa mereka telah lima kali membawa Sabu dari Situlang Laut (Malaysia) ke Kota Batam dengan Modus yang sama,” masih Erlangga.

Erlangga memastikan, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), dan pasal 112 (2), juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia no.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman Pidana Mati, Pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 Tahun, Paling lama 20 Tahun,” tutupnya.

Agenda ini di hadiri Kabag Wasidik Akbp I Nyoman Dewa Negara Sik, di dampingi oleh Perwakilan dari BNNP Kepri, BPOM dan Pengacara serta awak Media.(***)

Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.