Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Tak Ada Larangan Meliput Rekontruksi Dugaan Penganiayaan Bidan W

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiroseno. Sumber foto TP

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang melalui Satuan Reskrim (Satreskrim) memastikan bahwa tidak ada larangan jurnalis melakukan peliputan rekontruksi adegan dugaan penganiayaan bidan W yang dilakukan dr Yusrizal Saputra SPOG di kediaman tersangka di Perumahan Pinang Kencana I, Blok A1 nomor 20, Jalan Raja Haji Fisabilillah Kilometer 8 Atas pada Rabu (7/11/2018) kemaren.

“Tidak ada yang melarang bang,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiraseno kepada prokepri, Kamis (8/11/2018).

Apa yang disampaikan Dwihatmoko diaminkan Penasehat Hukum (PH) tersangka dr Yusrizal Saputra SPOG, Urip Santoso SH. Menurut pria yang akrab disapa Urip ini, adegan berjalan lancar serta sesuai dengan rekontruksi sebelumnya.

“Boleh diliput kok. Rekontruksi sesuai dengan kejadian yang memang pernah dilakukan sebelumnya,” ungkap dia.

Terkait informasi adanya dua adegan berbeda (versi korban dan tersangka,red), Urip menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik.

“Kalau yang berbeda dari siapa dulu?. Kalau dari pihak pelapor terserah. Kita serahkan ke penyidik,” tegas Urip.

Dikutip dari Batamtoday, Satreskrim dipastikan sudah melakukan rekontruksi dugaan penganiayaan bidan W yang dilakukan dr Yusrizal Saputra SPOG di Perumahan Pinang Kencana I, Blok A1 nomor 20, Jalan Raja Haji Fisabilillah Kilometer 8 Atas pada Rabu (7/11/2018) kemaren.

Rekontruksi yang dilaksanakan di dalam dan luar rumah tersangka dr Yusrizal Saputra SPOG itu memperagakan 34 adegan.

Adegan demi adegan itu berlangsung tertutup kepada media.

Para jurnalis hanya bisa melihat adegan pertama saja, yakni saat tersangka tiba di rumahnya dengan menggunakan mobil bersama korban dan langsung masuk ke dalam rumah.

Selanjutnya untuk adegan kedua hingga ke-31 selanjutnya dilakukan di dalam rumahnya.

Setelah itu adegan rekontruksi selesai dilakukan di dalam rumah, tersangka memperagakan adegan ke-32. Pada adegan ini, tersangka keluar dari dalam rumah dengan membuang sejumlah jarum suntik dan botol cairan yang dikemas di dalam kantong plastik ke dalam tong sampah di depan rumahnya.

Total 34 adegan ini dibenarkan Kanit PPA, Satreskrim Polres Tanjungpinang, Ipda Dhia Cynthia Siregar.

“Ada 34 adegan yang diperagakan dalam rekontruksi ini,” kata Dhia.

Dhia memastikan ada beberapa adegan yang berbeda. Tujuannya untuk mengkroscek adegan dari versi korban dan tersangka.

Penulis/Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.