49 Desa dan 1 Kelurahan Ramaikan Piala Gubernur Kepri di Anambas, Hadiah Rp100 Juta Menanti

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Turnamen sepak bola Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau resmi bergulir di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (10/10/2026).
Sebanyak 49 desa dan satu kelurahan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Tak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, turnamen ini juga memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah, diawali dengan konvoi piala yang dibawa rombongan panitia bersama sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) mengelilingi sebagian wilayah Tarempa.
Piala kemudian diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, kepada Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, sebelum diteruskan kepada ketua panitia pelaksana.
Bupati Aneng secara resmi membuka kompetisi melalui prosesi pemotongan pita pada balon, dilanjutkan dengan tendangan bola sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Dalam sambutannya, Aneng mengapresiasi PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas selaku penyelenggara serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi ini tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi sepak bola sekaligus memperkuat kebersamaan antardesa.
Ia mengingatkan seluruh tim, pemain, dan perangkat pertandingan agar menjaga sportivitas serta menjunjung tinggi prinsip fair play selama kompetisi berlangsung.
“Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Anambas mampu melaksanakan turnamen dengan baik. Jaga sportivitas, junjung tinggi fair play, dan jangan sampai ada hal-hal yang mencederai nama baik Kabupaten Kepulauan Anambas,” pesan Aneng.
Ia menegaskan, karena turnamen Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Anambas, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah.
Aneng juga berharap penampilan para pemain dapat menarik perhatian pimpinan Provinsi Kepulauan Riau agar hadir langsung menyaksikan pertandingan sepak bola di Anambas.
“Tunjukkanlah dengan penampilan yang bagus dalam bermain bola, agar Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Kepri hadir langsung menyaksikan sepak bola di Anambas,” tuturnya.
49 Desa dan 1 Kelurahan Berpartisipasi
Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengungkapkan bahwa jumlah peserta turnamen kali ini melampaui jumlah peserta pada kegiatan serupa yang sebelumnya diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab).
Dari total 52 desa dan dua kelurahan di Kabupaten Kepulauan Anambas, sebanyak 49 desa dan satu kelurahan tercatat mengikuti kompetisi tersebut.
Adapun wilayah yang belum berpartisipasi yakni Kelurahan Letung, Desa Bukit Padi, Desa Batu Berapit, dan Desa Air Putih.
Khusus Desa Air Putih, Sahtiar menjelaskan bahwa ketidakikutsertaan desa tersebut bukan disebabkan minimnya minat untuk mengikuti turnamen, melainkan keterbatasan jumlah atlet yang memenuhi persyaratan.
Menurutnya, Desa Air Putih bahkan telah menunjukkan keinginan untuk berpartisipasi dalam kegiatan serupa selama dua tahun terakhir.
Sahtiar turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kegiatan. Ia menyebutkan, turnamen tersebut dipersiapkan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar lima hari sejak rencana pelaksanaan disampaikan.
Meski demikian, ia berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung lancar hingga penutupan, terutama karena pelaksanaan kompetisi bertepatan dengan periode yang berpotensi menghadirkan cuaca ekstrem.
“Kita berharap seluruh pertandingan dapat terlaksana sesuai jadwal dan menjadi momentum untuk mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Kepulauan Anambas,” harapnya.
Sahtiar juga mengajak seluruh pemain dan wasit untuk menjaga sportivitas serta menyuguhkan pertandingan berkualitas bagi masyarakat.
Bagi warga yang tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung di lapangan, panitia bersama tim publikasi Kominfo Kabupaten Kepulauan Anambas turut menyiapkan siaran live streaming.
Hadiah Juara Pertama Rp40 Juta
Persaingan dalam turnamen ini semakin menarik dengan total hadiah yang mencapai Rp100 juta.
Juara pertama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp40 juta, disusul juara kedua Rp25 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp15 juta.
Dengan keterlibatan puluhan desa dan satu kelurahan, turnamen ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pembinaan sepak bola hingga ke tingkat desa, sekaligus melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu membawa nama Kabupaten Kepulauan Anambas ke tingkat yang lebih tinggi.(as)
