Usai Bersitegang di DPRD Kepri, TJA dan Nurdin Basirun Ngopi Bareng
di Cafe Puisi Biru Tanjungpinang

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pasca bersitegang usai paripurna di kantor DPRD Kepri, Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara dikabarkan ngopi bareng di Cafe Puisi Biru di Jalan D.I Panjaitan, Kilometer 8, Kota Tanjungpinang, Rabu (18/1) malam kemaren.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara saat dikonfirmasi Prokepri.com membenarkan kabar tersebut.
“Iya semalam kita ngopi bareng,” kata pria yang akrab disapa TJA ini, Kamis (19/1)
TJA membeberkan, bahwa kronologis kejadian hingga berujung perbedaan pendapat antara dirinya dengan Nurdin Basirun dikarenakan mis komunikasi.
“Hanya salah persepsi saja. Saya hanya mengingatkan beliau bahwa beasiswa pendidikan tidak dianggarkan Dinas Pendidikan (Disdik) dan saya wajib memperjuangkan itu,” beber TJA menceritakan kronologis kejadian.
Terlepas dari itu, TJA memastikan, hubungannya plus komunikasi dengan Nurdin Basirun saat ini berjalan baik.
“Tidak ada masalah, baik-baik saja,” ucapnya.
Menutup wawancara, TJA kembali mengingatkan gubernur untuk memperbaiki nota keuangan RABPD 2017.
“Bukan dikembalikan (RAPBD 2017) tapi diperbaiki. Amanat UU (Undang Undang) jelas bahwa pendidikan anggarannya 20 persen dan kesehatan 10 persen itu tak boleh kita langgar,” pesan TJA.
Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.
Seperti diketahui, DPRD Provinsi Kepri resmi mengembalikan Nota Keuangan RAPBD Kepri 2017 kepada Pemprov Kepri untuk segera diperbaiki dalam paripurna di kantor DPRD Kepri, Dompak, Rabu (18/1) kemaren.
Usai sidang, Nurdin terlihat berdialog dengan sejumlah pejabat Pemprov Kepri. Tak lama berselang, Nurdin berjalan keluar melalui pintu samping di ruangan sidang di kantor DPRD. Dari arah kiri, terlihat Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara menghampiri Nurdin. Setelah mereka berhadap-hadapan, Nurdin dengan nada geram langsung menyemprot Teddy Jun Askara.
“Saya tahu kalian bermain,” kata Nurdin kepada Teddy, sembari berlalu menuju pintu keluar.
Diduga lantaran tak terima dengan apa yang dikatakan Nurdin, Teddy kemudian mengekori Nurdin dan mempertanyakan maksud perkataan mantan Bupati Karimun tersebut. Hasilnya, Nurdin menjawab ‘saya ini orang Melayu Riau’, sambil menunjukkan urat nadinya.
Teddy pun semakin penasaran dan menjawab singkat bahwa dirinya juga Melayu.
“Saya ini orang melayu juga, Kenapa abang marah sama saya,” kata Teddy.
Karena merasa tidak mengerti kenapa Nurdin memarahinya, Teddypun kembali bertanya kepada Nurdin. Akan tetapi, Nurdin hanya diam sambil terus berjalan.
“Saya kan hanya membahas anggaran, dan bukan saya sendiri, ini ranah fraksi bang,” tegas Teddy tanpa dijawab Nurdin menuju mobilnya yang sudah menunggu di depan kantor DPRD Kepri.(yan)
