KEPRI

Pulau Pengujan Bintan Kepri Ramai Dikunjungi Warga Dari Luar Daerah

Warga di Pulau Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan Kepri meraup keuntungan melalui bisnis penginapan berkat sosok Ani (37), yang konon katanya, Ani merupakan dukun penyembuh segala penyakit yang dicari warga dari luar daerah. Foto Prokepri.com/SL.

PROKEPRI.COM, BINTAN – Dalam tiga bulan trakhir ini, Pulau Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, ramai dikunjungi warga. Hal ini dikarenakan warga yang datang mencari sosok Ani (37), yang konon katanya, Ani merupakan dukun penyembuh segala penyakit.

Bahkan, warga yang datang berasal dari Lingga, Batam, Medan, Jambi dan daerah lainnya. Sedangkan informasi ini hanya didapat dari mulut-kemulut saja.

Keramain ini, membuat keberuntungan bagi warga disekitar. Sehingga warga bisa berinisiatif untuk membngun tempat penginapan, berupa pondok-pondok dari papan berukuran super mini, 2X2 meter, di sekitar rumah sang dukun.

Dari pondok-pondok kayu dengan dinding penutup terpal yang dibangun, warga bisa meraup keuntungan ratusan ribu hingga jutaan rupiah setiap malamnya. Sebab, sang dukun menerapkan perobatan dengan sistem antri, ditambah lagi antrian baru dibuka pukul 02.00 dini hari.

Salah seorang warga, Wawi yang menyewakan pondok tersebut mengatakan untuk biaya sewanya Rp50 ribu per kamar per orang. Sedangkan Wawi sendiri memiliki25 unit.

“Kadang kalau sepi-sepinya penginapan saya disewa sampai 12 unit. Lumayan lah,” ujar Wawi, Selasa (24/1).

Awal mula mendirikan bisnis penginapan yang tak jauh dari kediaman dukun itu, dahulunya sang dukun terlalu banyak pasien. Sehingga belakangan diterapkan dengan nomor antrian, untuk mengambil nomor antrian sang dukun kata dia, membukanya pada jam 02.00 WIB subuh.

“Sehingga banyak pasien dari luar daerah Bintan lebih memilih untuk menetap dekat rumah sang dukun,” beber Wawi.

Kepala Desa Pengujan, Zulfitri, mengatakan, ramainya warga yang berobat dari luar Bintan sejak tiga bulan terakhir. Sebelumnya kampungnya tak pernah ramai dikunjungi warga dari daerah lain.

“Kemaren tak pernah ramai, sejak tiga bulan trakhir ini la baru ramai,” timpal Zulfitri.(cr1)

Tinggalkan Balasan

Back to top button