KEPRI

FGD Bersama DPR RI Bahas Natuna-Anambas Jadi Provinsi Khusus Digelar 23 April

Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam rapat persiapan FGD bersama DPR RI dengan jajaran terkait, kemaren. F-min

PROKEPRI.COM, NATUNA – Focus Group Discussion (FGD) bersama DPR RI membahas Natuna-Anambas menjadi provinsi khusus bakal digelar pada tanggal 23 April tahun ini.

“Akan dilaksanakan pada 23 April mendatang,”kata Ketua Panitia sekaligus Wakil Bupati Natuna, Jarmin di Gedung Sri Serindit, Kabupaten Natuna, kemaren.

Jarmin menjamin, panitia sudah melakukan sejumlah persiapan agar acara ini berjalan lancar sesuai rencana.

Berdasarkan data, peserta FGD bersama Anggota DPR RI dari Komisi II ini nanti, terdiri dari Anggota DPR RI Dapil Kepri, DPD RI Dapil Kepri, Gubernur Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Bupati Anambas dan Natuna.

Kemudian, Anggota DPRD Kabupaten Natuna dan Anambas beserta tokoh masyarkat, adat, agama, akademisi dan mahasiswa.

Sedangkan untuk narasumber acara, yakni Ketua Komisi II DPR RI, lalu Ketua Tim Kajian Akademis dari Universitas Maritim Raja Ali Haji, Oksep Adhyanto dan Bismar Arianto dan Ketua Badan Perjuangan Pemekaran Provinsi Khusus Kepulauan Natuna Anambas (BP3K2NA), Umar Natuna.

Sementara itu, Bupati Natuna, Cen Sui lan memberikan dukungan penuh usulan percepatan pemekaran provinsi khusus Natuna-Anambas.

“Dari pemerintah daerah kabupaten Natuna sangat mendukung dan memberikan support untuk pemekaran provinsi khusus tentunya sesuai dengan undang-undang dan aturan yang berlaku,”kata Cen Sui Lan pada rapat persiapan panitia yang dilaksanakan secara hybrid, kemaren.

Rapat persiapan dari ruang Zoom Meeting Bupati Natuna ini dihadiri Ketua BP3K2NA, Umar Natuna beserta jajaran pengurus lainnya.

Selain diskusi publik mengenai pemekaran provinsi khusus Natuna-Anambas, Kedatangan ketua komisi II beserta anggota diharapkan bisa menjaring aspirasi masyarakat Natuna-Anambas yang ingin memekarkan diri dan telah melaksanakan musyawarah besar masyarakat Natuna-Anambas pada 14 Desember 2021.

“Adapun tujuan lainnya adalah membangun sinergi kebijakan yang ada di pusat dan menghimpun gagasan dan pemikiran serta dokumen yang dimiliki sebagai proses administrasi,”harap Umar.

Senada itu, Ahmad Yani selaku Wakil Ketua BP3K2NA dari Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan dukungan terhadap FGD yang ia nilai merupakan point positif untuk kedepannya.

“Perjuangan ini terus dilanjutkan secara administrasi dan pemekaran ini merupakan semangat dari banyak harapan untuk generasi mendatang,”tutupnya.(min)

Editor: yan

Back to top button