KAMPUS

UGM dan Pemko Tanjungpinang Jalin Kerjasama Strategis

Tampak Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan perwakilan Rektorat UGM melihatkan dokumen kerja sama usai penandatanganan MoU di di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, baru-baru ini. Foto dok humas buat prokepri

PROKEPRI.COM, YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah menjalin kerja sama strategis baru-baru ini.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan bersama atau MoU yang dilakukan Rektor UGM Ova Emilia dan Walikota Lis Darmansyah di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur, Yogyakarta.

MoU itu bertujuan, untuk meningkatkan kualitas SDM Pemko Tanjungpinang agar mampu menyusun perencanaan dan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, komprehensif, dan terintegrasi.

Kerja sama ini juga menjadi dasar penyediaan data dan analisis kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung arah pembangunan daerah.

Rektor UGM Ova Emilia menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan UGM berkomitmen memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kerja sama ini menjadi ruang bagi kami untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan KKN dan program lain yang disepakati dapat memberikan dampak positif di Tanjungpinang,”kata Ova dalam keterangannya dikutip, Sabtu (29/11/2025).

Sebagai tindak lanjut MoU, akan disusun perjanjian kerja sama yang meliputi dukungan pelaksanaan KKN-PM UGM tahun 2026 serta rencana peningkatan kapasitas SDM perencana Pemko Tanjungpinang melalui kerja sama dengan MAP UGM.

Sementara itu, menurut Walikota Tanjungpinang Lis, kolaborasi dengan UGM akan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Tanjungpinang, khususnya dalam perencanaan berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat.

“UGM memiliki kompetensi akademik dan riset yang bisa menjadi dasar penyusunan program pembangunan kami. Melalui KKN dan peningkatan kapasitas SDM, kami ingin pelayanan dan perencanaan di Tanjungpinang semakin berkualitas,”ujar Lis.

Dengan kehadiran mahasiswa KKN UGM nantinya, Lis berharap program Pemko di tingkat kelurahan semakin terbantu, terutama pada bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Melalui kesepakatan ini, kami ingin pembangunan daerah lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,”tambahnya.(jp)

Editor: yn

Back to top button