Nelayan Anambas Kembali Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Laut

PROKEPRI.COM,ANAMBAS -Seorang nelayan asal Jemaja, bernama Yulisman MZ, akhirnya berhasil kembali dengan selamat setelah kapalnya mengalami kerusakan mesin saat melaut di perairan yang berjarak sekitar 68 mil dari Letung, Kabupaten Anambas, Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, posisi korban saat terjadi kerusakan mesin berada di sekitar titik koordinat N 04°00,91′ dan E 105°21,84′.
Saat kejadian, Yulisman sedang mengoperasikan pompong berukuran 4 GT untuk aktivitas melaut.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/6/2026), ketika Yulisman sedang berada di laut dan tiba-tiba mesin pompong yang digunakannya mengalami gangguan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Dalam kondisi tersebut, Yulisman berupaya mencari bantuan dengan menyampaikan informasi kepada pihak yang dapat dihubungi. Di tengah situasi itu, Yulisman terlebih dahulu bertemu dengan Plt Ketua Ranting HNSI Jemaja, Afrizal, yang datang untuk memberikan pertolongan.
Namun setelah dilakukan upaya di lokasi, pompong yang digunakan Afrizal tidak memungkinkan untuk melakukan penundaan terhadap pompong milik Yulisman karena kondisi di laut serta keterbatasan kemampuan angkut dan tarikan.
Meski demikian, upaya pertolongan tidak berhenti. Afrizal kemudian berinisiatif mencari bantuan lain dengan meneruskan informasi dan melakukan koordinasi agar proses evakuasi tetap dapat dilakukan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah bantuan datang dari kapal nelayan asal Kijang, yang dipimpin oleh tekong bernama Sudarso.
Berdasarkan keterangan yang diterima dari Yulisman, penjemputan dilakukan setelah adanya komunikasi dan permintaan bantuan yang diteruskan hingga akhirnya kapal dari Kijang bersedia melakukan evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung cukup panjang. Pompong milik Yulisman kemudian ditunda selama kurang lebih 15 jam hingga akhirnya berhasil menuju daratan dengan aman.
Yulisman menyampaikan bahwa dirinya dijemput sekitar pukul 19.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB keesokan harinya.
Setelah melalui perjalanan dan proses pemulangan, Yulisman akhirnya kembali ke Letung pada Jumat (12/6/2026) dalam keadaan selamat.
Dalam keterangannya, Yulisman juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat terkait lokasi kejadian.
“Banyak info yang tak jelas. Ada yang bilang 300 mil, ada yang bilang 100 lebih mil. Yang jelas saya sendiri yang mengalami, posisi saya waktu rusak sekitar 68 mil dari Letung,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan dari kapal Kijang akhirnya diterima setelah adanya komunikasi yang diteruskan oleh Rio, selaku pemilik pompong tempat dirinya bekerja.
“Saya sempat menanyakan kepada tekong nelayan Kijang. Katanya, ia mendapat informasi dan permintaan bantuan dari toke2nya untuk menjemput saya. Saya bersyukur akhirnya ada yang datang membantu hingga saya bisa pulang dengan selamat,” ujar Yulisman.
Yulisman turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penyelamatan, termasuk Plt HNSI Jemaja yang terlebih dahulu mendatangi lokasi sebelum bantuan penjemputan akhirnya didapatkan.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi nelayan saat bekerja di laut lepas, sekaligus menunjukkan kuatnya solidaritas antar nelayan dan berbagai pihak yang bergerak membantu hingga proses penyelamatan berhasil dilakukan. (as)
Editor: yn
