Lis Lepas Kepulangan Mahasiswa KKN UGM

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah melepas resmi kepulangan mahasiswa KKN UGM di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kantor Walikota Tanjungpinang, Jumat, (7/8/2026) kemaren.
“KKN ini terbukti telah memberikan kontribusi serta dampak positif yang nyata dalam mendorong kolaborasi pembangunan berbasis masyarakat. Berbagai program unggulan telah dilaksanakan dengan sangat baik,” kata Lis.
Ia menyampaikan apresiasi kepada adik-adik Mahasiswa KKN UGM atas dedikasi, ilmu, tenaga dan waktu yang telah diberikan selama 47 hari dalam melaksanakan program kerja unggulannya di Wilayah Kampung Bugis dan Pulau Penyengat.
Adapun program kerja unggulan yang telah dilaksanakan diantaranya pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, wisata lokal, pelestarian budaya, edukasi kesehatan, pengelolaan lingkungan hingga Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG).
“Salah satu contoh hal positif yang telah dilakukan ialah Irigasi tetes berbasis air wudhu dan Grey Water sebagai upaya revegetasi lahan pascatambang di SMAN 7 Tanjungpinang. TTG ini merupakan sebuah gagasan yang sangat cerdas, aplikatif, dan ramah lingkungan. Adik-adik Mahasiswa telah berhasil mengubah air bekas wudhu dan Grey Water yang selama ini terbuang begitu saja, menjadi solusi nyata bagi pemulihan yang asri lahan bekas tambang di Lingkungan sekolah,”jelas Lis.
Politisi PDI-P ini mengatakan bahwa KKN ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan ilmu yang dipelajari di kampus dapat memberikan manfaat tinggi bagi masyarakat luas dan menyelesaikan masalah lingkungan dan pengelolaan air secara berkelanjutan.
“Karya ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu pengetahuan dibangku kuliah, mampu menjawab tantangan ekologis lokal secara berkelanjutan. Kami juga sangat mengharapkan agar nantinya model TTG ini bisa direplikasikan disekolah-sekolah dan kantor pemerintah yang ada di Kota Tanjungpinang,”. Harap Lis.
Tak lupa, Lis berpesan agar mahasiswa dapat menjadi duta budaya melayu kota Tanjungpinang dan bawalah pulang kenangan manis dari Bumi Gurindam. Jadikan seluruh pengalaman, dinamika sosial dan pembelajaran langsung bersama masyarakat Tanjungpinang sebagai bekal berharga.
“Saya ucapkan selamat kembali ke kampus Universitas Gajah Mada. Saat kalian kembali ke Yogyakarta nanti, ingatlah bahwa pulau Penyengat, Kampung Bugis dan kota Tanjungpinang akan selalu menjadi rumah kedua bagi kalian,”pungkasnya.(yn)
