Kapolda Kepri Dukung Pengamanan Infrastruktur PLN dan Minta Investigasi Menyeluruh

PROKEPRI.COM, BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri menyatakan siap mendukung pengamanan infrastruktur serta operasional PLN sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, koordinasi juga perlu diperkuat agar penanganan gangguan kelistrikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat serta tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
“PLN merupakan mitra strategis Polri karena kelistrikan berperan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, perekonomian, dan investasi,”kata Suhendri dalam keterangannya saat menerima audiensi jajaran petinggi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan ini turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Dirintelkam Polda Kepri, Kabidhumas Polda Kepri, serta Wadir Ditreskrimsus Polda Kepri, serta membahas penguatan koordinasi, pengamanan infrastruktur kelistrikan, serta kesiapsiagaan menghadapi gangguan pasokan listrik di wilayah Kepri.
Hal senada juga dikatakan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo. Dia menekankan, perlunya investigasi teknis secara menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan listrik dan mengidentifikasi potensi kerentanan sistem.
“Setiap kemungkinan perlu dikaji berdasarkan hasil pemeriksaan, sementara keandalan pasokan listrik harus terus diperkuat demi menjaga pelayanan kepada masyarakat dan kepercayaan investor,”harap Anom.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Sugeng Hidayat, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dan meningkatkan koordinasi dengan Polda Kepri.
Ia menjelaskan, bahwa kebutuhan listrik di Bintan hampir seluruhnya dipasok melalui sistem kelistrikan Batam, dengan cadangan daya sekitar 30 MW dari kebutuhan kurang lebih 100 MW.
“Adapun sistem kelistrikan Batam–Bintan secara operasional berada di bawah pengelolaan PLN Batam,”ungkap Sugeng.
Kombes Pol Nona Pricillia Ohei selaku Kabidhumas Polda Kepri, juga memberikan penegasan. Menurutnya, pentingnya jalur komunikasi khusus antara PLN dan Polda Kepri, terutama saat terjadi gangguan kelistrikan.
“Informasi yang cepat, akurat, dan terverifikasi diperlukan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang tepat serta terhindar dari informasi simpang siur dan hoaks yang dapat menimbulkan keresahan,”ingat Nona.(yan)
