Satlantas Tanjungpinang Akan Berlakukan Rekayasa Lalin Saat Perhelatan STQH Kepri ke-XI

PROKEPRI.COM, Tanjungpinang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang akan berlakukan rekayasa lalu lintas, pada saat pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-XI tingkat Provinsi Kepri yang dijadwalkan berlangsung di Kota Tanjungpinang pada 21–25 Juni 2025.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan pada tanggal 21 Juni 2025.
Kapolresta Tanjungpinang melalui Kasat Lantas, AKP Arbi Guna Bimantara, S.I.K mengatakan, bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Rekayasa lalu lintas bertujuan untuk memberikan keamanan, kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi ke dilokasi pelaksanaan STQH,” ujar AKP Arbi, Kamis (19/6/2025).
Ia menyampaikan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sekitar kawasan Tugu Sirih, tepatnya di Gedung Daerah, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang.
Oleh karena itu, masyarakat di himbau agar dapat mencari jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.
“Lokasi jalan yang ditutup seperti di depan Gedung Daerah tutup habis, U-Turn depan Marinir di tutup, yang boleh masuk hanya peserta. Dan kantong parkir ada di dalam lapangan Gurindam 12,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, memastikan kesiapan pelaksanaan STQH ke-XI tingkat Provinsi Kepri sudah hampir sempurna. Tak hanya sebagai ajang syiar Al-Qur’an, STQH kali ini juga diharapkan membawa angin segar bagi perekonomian Kota Tanjungpinang.
Ajang yang akan berlangsung pada 21–25 Juni 2025 ini bakal diikuti oleh kurang lebih 450 peserta dari 7 kabupaten/kota se-Kepri. Ribuan pendamping dan pengunjung diperkirakan turut hadir, menciptakan lonjakan okupansi hotel dan geliat ekonomi lokal, terutama sektor UMKM.
Untuk mematangkan pelaksanaan, gladi pembukaan akan digelar di Tugu Sirih, Tanjungpinang, pada Jumat, 20 Juni 2025. Kegiatan pembukaan hingga penutupan telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari astaka utama, pawai defile, malam ta’aruf, hingga pelantikan dewan hakim.(jp)
Editor: yn
