Ansar Sebut Capaian Konsisten Produktivitas Tenaga Kerja Buah Dari Sinergi Berbagai Pihak

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, menyambut baik capaian produktivitas tenaga kerja pada tahun 2024. Hal ini, menurutnya, merupakan buah dari sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
“Capaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat Kepri. Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan, pendidikan vokasi, dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan produktivitas,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Minggu (8/6/2025).
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berinovasi dalam memperkuat ekosistem investasi dan industri agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Kita tidak boleh cepat puas. Ke depan, Kepri akan terus mendorong pengembangan SDM unggul dan memperluas digitalisasi di sektor industri. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi kita bersifat inklusif, merata, dan berkelanjutan,”tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Kepri Jhon A. Barus menambahkan, bahwa dengan konsistensi dalam mendorong produktivitas dan kualitas tenaga kerja, Kepulauan Riau semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang tangguh dan kompetitif.
Sebelumnnya, Provinsi Kepri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat tiga nasional untuk produktivitas tenaga kerja pada tahun 2024.
Hal itu berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang diolah oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatik) Kementerian Ketenagakerjaan.
Berdasarkan data yang diterima, secara nasional, rata-rata produktivitas tenaga kerja Indonesia pada 2024 mencapai Rp89,33 juta per orang, meningkat dari Rp 87,96 juta pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepri mencatatkan angka jauh di atas rata-rata nasional, yaitu sebesar Rp200,12 juta per tenaga kerja.
Angka ini mengalami peningkatan dari Rp 196,25 juta pada 2023 dan Rp 164,5 juta pada 2022. Setelah menempati posisi kelima pada 2022, Kepri berhasil naik ke peringkat ketiga nasional pada 2023 dan mempertahankannya pada 2024.
Dengan capaian tersebut, Kepri berada di bawah DKI Jakarta yang mencatatkan produktivitas sebesar Rp421,13 juta, dan Kalimantan Timur dengan Rp288,81 juta per tenaga kerja.(jp)
Editor: yn
