KEPRI

Perkembangan Kota Batam Jadi Perhatian Negara Singapura

The Executive Leaders Program (ELP) Singapura Kunjungi BP Batam

Rombongan luar negeri ke Batam. Foto istimewa.

PROKEPRI.COM, BATAM – Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam Mr. Gavin Chai mengunjungi BP Batam dengan membawa serta Delegasi Pegawai Negeri Senior Singapura (The Executive Leaders Program / ELP) yang merupakan bagian program dari Singapore Civil Service College (CSC) yang berjumlah 20 orang, Jum’at (3/11), kemarin.

Ia mengatakan bagi Negara Singapura adalah penting untuk mengetahui perkembangan wilayah disekitarnya termasuk Kota Batam dan Kepuluan Riau (Kepri). Dari kunjungan ini, diharapkan bagaimana Singapura dapat menjadi partner BP Batam khususnya.

“Setiap perubahan yang terjadi di Kota Batam ini akan selalu menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti bagi

Singapuranya,”ujar Mr. Gavin, dalam siaran pers Biro Humas dan PTSP Badan Pengusahaan Batam (BP), yang diterima Prokepri.com, kemarin.

Senada Khoo Boon Hui, Deputy Secretary CSC yg juga merupakan ketua rombongan ELP mengatakan bahwa bagi Singapura adalah penting untuk mengetahui perkembangan wilayah disekitarnya dan bagaimana Singapura dapat menjadi partner BP Batam khususnya.

“Program pimpinan eksekutif ini merupakan program yang penting bagi Singapura untuk pegawai negeri senior negeri

Singapura tersebut guna mempersiapkan mereka berperan dalam kepemimpinan serta turut mempelajari formulasi pemerintahan lainnya,”ujarnya.

Rombongan ELP diterima oleh Anggota 2 / Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan BP Batam Yusmar Anggadinata.

Mereka menyambut hangat kunjungan ini sebagai awal perkenalan yang baik bagi dirinya sebagai pejabat BP Batam untuk bisa memperkenalkan diri dan membentuk satu kolaborasi atau program-program yang bisa dikerjasamakan kedepan,khususnya dalam rangka menyiapkan Batam sebagai simpul poros maritim dan pusat logistik.

“Saya menginginkan diberikannya kesempatan bagi pejabat BP Batam untuk dapat menimba ilmu di bidang kemaritiman seperti pengelolaan logistik, pelabuhan, bandara dan sebagainya di Singapura yang telah berhasil dan lebih maju dari Batam. Termasuk sektor pariwisata juga akan kita kembangkan dengan pendekatan pada budaya dan kearifan lokal,”ungkap Angga.

Ia menambahkan, rombongan ELP juga ingin tahu lebih lanjut bagaimana proyeksi Batam selanjutnya, seperti apa iklim investasi Batam saat ini, bagaimana prospek sejumlah proyek jangka panjang yang bisa dikerjasamakan, serta mereka ingin mengetahui tentang peluang dan tantangan tentang rencana perubahan Free Trade Zone Batam menjadi Special Economic Zone (SEZ).

Pertemuan ini menjadi perkenalan dan awal yang baik untuk membangun dan mepererat hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia khususnya Batam yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Kunjungan kali ini juga menjadi menarik, karena bertepatan dengan pergantian pimpinan baru BP Batam yang kini dipimpin oleh Lukita Dinarsyah Tuwo.

Kota Batam nyatanya masih menjadi magnet tersendiri bagi negara tetangga, khususnya Singapura yang sampai saat ini masih menjadi negara terbesar yang melakukan investasi di Batam. Setiap perubahan yang terjadi di Kota Batam, akan selalu menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti. (*/r/ira)

EDITOR : INDRA H

Back to top button