Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Efendri Alie Pukau Peserta Seminar Pusaka Kepri

 

Kasat Reskrim AKP Efendri Alie menjadi perhatian peserta seminar. Foto Prokepri/SUEB.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kapolres Tanjungpinang melalui Kasat Reskrim memukau seratusan seminar Pusat Studi Antar Kawasan (Pusaka) Provinsi Kepulauan Riau, di Hotel Bintan Plaza. Alie yang dalam kesempatan tersebut memberikan kuliah umum dengan sub tema Kampanye politik yang sehat melalui media sosial berdasarkan UU ITE,
Rabu (11/09/2019) sore

Menghadapi era revolusi industri 4.0 kemajuan tekhnologi masyarakat dengan mudah mengakses sesuatu peristiwa yang terjadi dilingkungan masyarakat, sayangnya dengan kemajuan tekhnologi tidak disertai dengan kebijaksanaan masyarakat dalam bermedsos, hal tersebut terlihat dari beberapa contoh kasus yang membuat Warganet dijerat dengan UU ITE,

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim AKP Efendri Alie saat memberikan kuliah umum kepada seratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Ali Haji dan Kampus UMRAH dalam acara Seminar Dan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi generasi milenial di era revolusi Industri 4.0

Alie memaparkan, Mahasiswa sebagai generasi muda harus bijak menggunakan media sosial, sehingga tujuan revolusi industri 4.0 betul-betul dapat bermanfaat

“Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif.

Generasi muda harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0, sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat. Kita tentu berharap industri 4.0 tetap dalam kendali. Harus tercipta kesadaran bersama baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, bahwa perubahan besar dalam industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.

“Salah satu contoh bagaimana kesiapan kita menghadapi industri 4.0 dilingkungan Kepolisian adalah lahirnya Direktur Cyber, termasuk Polres Tanjungpinang. Hal tersebut membuktikan bahwa kita semua siap menghadapi digitalisasi. Mahasiswa harus mengambil peran.”Ungkapnya

Menghadapi Pilkada serentak pada 2020, potensi peredaran Hoaxs, Black Champaign dan negatif Champaign tentunya akan muncul, hal itu harus bisa kita tangkal

“Generasi muda harus bijak, cek sumber kebenaran, jangan suka menyebarkan sesuatu informasi yang belum jelas kebenarannya.”Ungkapnya

Kesiapan generasi muda dalam menghadapi digitalisasi Alie menekankan untuk dapat digunakan untuk hal-hal yang positif. Negara dalam menjaga dan mengantisipasi kebebasan berekspresi masyarakat melalui media hadir melalui UU ITE

“Beberapa contoh kasus bisa kita lihat dan akses bagaimana seseorang bisa dipidanakan akibat tidak cerdas menggunakan media sosial. Tidak boleh hal-hal privasi seseorang untuk difiralkan.”Kata Alie mencontohkan. (SUEB)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.