KEPRI

Gubernur Ansar Lantik 7 Pejabat Baru Kepri: “Jabatan Itu Kewajiban, Bukan Hak!”

Tampak Gubernur Ansar melantik tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, tampak berbeda pada Selasa (13/10/2026). Foto prokepri/si

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Suasana di Gedung Daerah, Tanjungpinang, tampak berbeda pada Selasa (13/10/2026). Di bawah sorotan lampu aula, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, resmi melantik tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kepri.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan, melainkan sebuah momentum krusial bagi arah pembangunan Bumi Segantang Lada.

Tujuh wajah baru kini bersiap memimpin pos-pos penting yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Mereka yang mengemban amanah baru tersebut adalah Dr. Ir. Azis Kasim Djou, S.T., M.H sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dr. Yosei Susanti, M.A.P Kepala Dinas Kesehatan, Indra Hidayat, S.E. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Aludin Andi, S.E., M.M. – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Kemudian, Mukharom, S.H., M.H.dilantik sebagai Kepala Biro Hukum Setda Kepri, Faizal, S.E. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Putu Wirasata, S.E., M.E. Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Kepri.

Saat memberikan arahan, nada bicara Gubernur Ansar terdengar tegas namun penuh harap. Ia mengingatkan seluruh pejabat yang berdiri di hadapannya bahwa posisi yang mereka duduki hari ini adalah sebuah tanggung jawab besar di pundak.

“Jabatan bukanlah hak bagi kita, tetapi jabatan adalah kewajiban. Kalau itu kewajiban, maka harus kita implementasikan dalam bentuk prestasi kerja masing-masing,” tegas Ansar.

Ia menuntut adanya pembuktian nyata. Menurutnya, proses seleksi ketat yang telah mereka lalui harus menjadi bahan bakar motivasi untuk melahirkan inovasi dan kinerja yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Kepri.

Menyadari bahwa seorang pemimpin tidak bisa berjalan sendirian, Ansar meminta para kepala dinas dan biro baru ini untuk segera melakukan konsolidasi internal. Komunikasi yang baik dengan jajaran pegawai di bawahnya menjadi kunci utama roda organisasi bisa berputar cepat.

Lebih dari itu, Ansar juga menekankan pentingnya meruntuhkan ego sektoral. Koordinasi lintas perangkat daerah baik horizontal maupun vertikal harus diperkuat karena keberhasilan pemerintahan adalah buah dari kerja kolektif.

Menariknya, pelantikan ini juga membawa misi besar penyelarasan kebijakan daerah dengan pusat. Ansar mengajak seluruh jajarannya untuk mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Sebagai gerbang utama wilayah barat Indonesia, dukungan maksimal terhadap program strategis nasional diyakini akan mempercepat kemajuan ekonomi dan infrastruktur di wilayah kepulauan ini.

Acara ditutup dengan jabat tangan hangat dan ucapan selamat dari Gubernur. Terselip doa dan harapan besar agar ketujuh pejabat baru ini senantiasi diberi kemudahan dalam menjaga amanah, demi pelayanan publik yang lebih baik di Kepulauan Riau.(yan)

Back to top button