Ini Keberhasilan Apri Sujadi Lima Tahun Pimpin Kabupaten Bintan

Sumbangkan 20 Penghargaan

Bupati Bintan Apri Sujadi menerima penghargaan dari Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto dokkominfo.

PROKEPRI.COM, BINTAN – Lima tahun memimpin Kabupaten Bintan periode 2016-2021, H Apri Sujadi S.Sos menorehkan banyak prestasi. Ditangan putra asli Kijang Kota, Bintan Timur, Bintan, Kepulauan Riau, 12 April 1977 silam tersebut mampu menyumbangkan 20 penghargaan tingkat nasional buat daerah kelahiran tercintanya ini.

Bukan hanya itu, Apri Sujadi yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau periode 2014–2015 ini juga membuat Kabupaten Bintan semakin gemilang. Lima sektor penting programnya mulai dari kesehatan, pendidikan, pembangunan, keagamaan dan kesejahteraan masyarakat digenjot.

Hasilnya, masyarakat mendapatkan haknya mulai dari pendidikan gratis dan beasiswa, berobat hingga biaya persalinan gratis hanya dengan menunjukkan KTP termasuk santunan meninggal dunia bagi warga Bintan secara cuma-cuma.

Begipun sektor pembangunan, semua yang dibangun hingga pelosok desa. Mulai dari jalanan aspal antar kampung, desa, kelurahan sampai kecamatan semua sudah saling terhubung dengan baik. Kemudian fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, keagamanan dan perekonomian disediakan.

Program magrib di sektor keagamaan seperti mengaji bagi anak-anak Bintan dari jenjang SD, SMP, SMA, sampai perkuliahan juga diterapkan dengan baik. Santri-santri mengaji yaitu rumah tafidz setiap kecamatan juga dibangun.

Termasuk tenaga dibidang keagamaan juga diberikan insentif. Seperti imam masjid dan surau, fardhu kifayah, penjaga makam, penjaga masjid dan surau, guru ngaji dan lainnya. Tidak luput RT/RW serta LPM dan BPD juga diberikan insentif yang setiap tahunnya terus ditingkatkan.

Bantuan buat masyarakat juga diperhatikan Apri Sujadi. Baik sembako, rehabilitasi rumah tidak layak huni, bantuan pertanian, nelayan, dan lainnya.

Disebalik kepeduliannya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Ternyata pria kelahiran Kolong Nam, Wacopek, Kijang Kota, 12 April 1977 itu juga berhasil mengukir prestasi dikancah nasional yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan Apri Sujadi menerima penghargaan dari Menkes-Nila F Moeloek. Foto dokkominfo

Apri yang dibesarkan dalam keluarga yang sangat sederhana dengan 24 bersaudara ini merupakan putra daerah yang sangat pintar dan cerdik. Bahkan dia merupakan kepala daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Riau yang paling sering mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari negara atas inovasi maupun kebijakan untuk mensejahterakan warganya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mendapatkan Anugerah Ki Hajar Award karena berhasil mendorong dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bintan.

Ada sekitar 20 penghargaan nasional yang telah diraihnya selama 5 tahun memimpin Bintan, namun 6 penghargaan berikut ini adalah sederetan prestasi yang tidak semua orang mampu meraihnya dan tentunya prestasi ini, akan membuat anda berdecak kagum.

Yakni di masa kepemimpinan Bupati Bintan Apri Sujadi selalu meraih penghargaan Adipura. Sejak tahun 2016, di tangannya Kabupaten Bintan hampir tidak pernah absen meraih Penghargaan Adipura. Adipura, adalah sebuah penghargaan bagi kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan lingkungan.

Di masanya juga, Apri Sujadi mengatakan, meraih penghargaan Lencana Manggala Karya Kencana atau Peringkat ketujuh nasional dari bupati dan wali kota Se-Indonesia. Apri Sujadi dinilai memiliki keseriusan dalam pembangunan manusia dan inovasi khususnya di bidang Kesehatan.

Penilaian prestasi terhadap Apri Sujadi yaitu program kesehatan cukup dengan KTP warga dapat berobat secara gratis, membentuk 11 Kampung KB tingkat kabupaten dan kecamatan, menerapkan KB gratis, menerapkan konsultasi keluarga gratis serta membangun balai penyuluh KB.

Penghargaan ketiga ialah Anugerah Ki Hajar Award. Apri dinilai telah berhasil mendorong dunia pendidikan di Kabupaten Bintan dengan melengkapi Fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Di era saat Apri memimpin, Apri telah meningkatkan fasilitas TIK sebanyak 560 Unit Komputer pembelajaran untuk SD & SMP, 16 Unit Satelit Visat Sekolah Hinterland, 80 persen UNBK Berbasis Komputer .

Pembelajaran berbasis teknologi Informasi serta melatih dan meningkatkan profesionalitas 3.962 guru meliputi PAUD/TK, SD dan SMP dan 888 guru mendapatkan sertifikat dan tunjangan. Selain itu Apri juga menaikkan Insentif guru PAUD dan tunjangan kinerja guru ASN, kepala sekolah, dan guru yang bertugas di daerah terpencil.

Wapres RI, Jusuf Kalla memberikan Anugerah Parahita Ekapraya kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi atas segudang inovasi kemajuan Kabupaten Bintan.

Lalu ada pengharhaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha. Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 27/TK/2019, Apri Sujadi mendapatkan tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha ini hanya kepada kepala daerah dengan kategori praktik, inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, tersebut merupakan salah satu penghargaan bagi kepala daerah dengan segudang inovasi bagi membangun daerahnya. Kemudian Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Bintan dianggap memiliki inisiatif yang tinggi dalam mewujudkan proses pelaksanaan pembangunan dan menjamin hasil pembangunan yang adil bagi semua. Melalui inovasi kreativitas program untuk perempuan dan anak Indonesia.

Kabupaten Bintan melalui stakeholder OPD nya dianggap mampu bekerja sama, berkolaborasi, dan saling bahu membahu mengemban mandat negara untuk menjadikan perempuan dan anak Indonesia berada pada garis aman, mandiri, bermartabat, dan berkualitas.

Selanjutnya penghargaan Swasti Saba Wistara atau tingkat tertinggi. Predikat Swasti Saba Wistara ialah anugerah tertinggi di bidang kesehatan ini merupakan untuk pertama kalinya diraih Kabupaten Bintan selama kurun waktu 2016-2019.

Apri Sujadi selalu berhasil mendapatkan Penghargaan Kabupaten Sehat dengan peningkatan kategori dari taraf pembinaan sampai yang tertinggi. Program kesehatan gratis dan inovasi kesehatan lainnya merupakan indikator sebagai prioritas Apri dalam mewujudkan apa yang ingin dirasakan masyarakat Bintan dalam meraih kesejahteraan di bidang Kesehatan.

Sekda Bintan, Adi Prihantara mewakil Bupati Bintan, Apri Sujadi menerima Anugerah dari Kemenkumham Kepri Karena menjadi kabupaten/kota pertama di Provinsi Kepri dalam mengintegrasikan 100% JDIH. Kemudian urutan ke VIII Kabupaten se-Indonesia yang terintegrasi JDIH 100% Nasional.

*) Tahun Ini Apri Dihadihi Anugerah Penghargaan Dari Kemenkumham RI, Pertama di Kepri dan 10 Besar Nasional

Kabupaten Bintan mampu menjadi yang pertama di Provinsi Kepulauan Riau dalam mengintegrasikan 100 % JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) Kabupaten/Kota ke JDIH Nasional. Disusul oleh Kota Batam, Kabupaten Kepulauan Anambas kemudian Kabupaten Lingga.

Di kancah nasional, Bintan bahkan berada di urutan ke VIII (delapan) Kabupaten yang terintegrasi JDIH 100 % dan menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Kepri yang masuk 10 besar nasional. Anugerah penghargaan tersebut langsung diterima oleh Sekda Bintan Adi Prihantara, Kamis (10/9/2020) di Aula Ismail Saleh Lt. II Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri.

Apresiasi ini berdasarkan PP Nomor 33 Tahun 2012 tentang JDIH. Bintan dengan komitmennya berhasil mendapatkan posisi pemuncak.

“Alhamdulillah, kontribusi semua ASN yang ada, Bintan bisa meraih semua ini,” ujar Sekda Bintan, Adi Prihantara yang mewakili Bupati Bintan, Apri Sujadi menerima penghargaan.

Adi kemudian menambahkan bahwa anugerah penghargaan ini tidak terlepas dari kesungguhan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan pemahaman ASN terhadap berbagai regulasi yang ada.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Ekosistem Bidang E-Goverment Andi Asrizal menuturkan, pencapaian ini berkat dukungan penuh dari Kepala Daerah atas kinerja pegawainya.

“Terimakasih juga untuk Kemenkumham. Bintan tidak berhenti di sini, pesan dari Bupati agar Bintan bisa selalu unggul dalam berbagai terobosan. Bintan memang ingin segala sesuatunya bisa terintegrasi secara nasional,” katanya.

Selain itu, Sekretariat Dewan Kabupaten Bintan juga menerima penghargaan sebagai pelopor Badan Legislatif pertama yang terintegrasi JDIH di Provinsi Kepulauan Riau. (adv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.