Ormas Karimun Minta THM Yang Melanggar SE Bupati Ditindak Tegas

 

Salah satu THM di karimun tampak beroperasi pasca terbitnya SE Bupati. Foto pram/prokepri.

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) meminta aparat hukum menindak tegas Tempat Hiburan Malam (THM) yang masih beroperasi setelah Surat Edaran (SE) dari Bupati Karimun diterbitkan tanggal 24 Mei 2021 kemaren.

Masih beroperasinya beberapa THM diketahui oleh sejumlah Ormas saat melakukan Inspeksi Mendadak ((Sidak) ke lokasi pada Senin (24/05/2021) malam.

“Sidak dilakukan untuk memastikan apakah benar mereka (pemilik THM) mematuhi SE Bupati Karimun, ternyata tidak, masih ada yang beroperasi,” ungkap Zawiyah, pengurus Perempuan Tani (HKTI) Karimun yang ikut turun Sidak ke THM.

Dia mengecam keras pihak THM yang tidak mengindahkan bahkan melanggar SE Bupati Karimun serta memohon kepada pihak yang berwajib dari kepolisian, Satpol PP hingga Pemerintah Daerah (Pemda) yang berwenang agar turun kelapangan menindak tegas mereka.

“Setegas-tegasnya dan memberi sanksi kepada THM yang melanggar SE bupati,” tekan Zawiyah.

Zawiyah meminta Pemda memberikan tanggapan serius terhadap kecaman Ormas atas hasil Sidak sejumlah THM masih beroperasi di Karimun.

“Mohon tanggapan yang serius dari pihak yang berwajib dan berwenang mengenai SE Bupati Karimun Nomor : 300/SET-COVID-19/V/05/2021 yang tembusannya dari Gubernur Kepri, Wakil Bupati Karimun serta Forkompinda Kabupaten Karimun,” pintanya.

Senada dengan itu,  Peran Karimun, Rafiq juga mengimbau kerjasama yang baik dari semua pihak untuk menciptakan Karimun yang kondusif dan mencegah penyebaran wabah Covid-19 yang saat ini meningkat.

“Beri sanksi yang sesuai di SE Bupati dan aturan yang berlaku apabila masih ada pihak yang melanggar aturan,” tegasnya.

Dilokasi yang sama, Pengurus Ormas Gerakan Pemuda Daerah (Gapura) Karimun, Reza Fahlevi GAPURA mengingatkan kembali pernyataan yang di lontarkan Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kepri baru-baru ini, tentang penanganan wabah Covid-19 di Kepri, jauh dari standart nasional.

“Tentu di tuntut untuk profesionalitas serta pengetahuan lebih banyak bagi Tim Satgas Covid untuk penanganan Covid-19 khusus nya di Kabupaten Karimun,” pesan Reza.

Reza juga menekankan kembali kepada lapisan ataupun elemen masyarakat tentang grafik penambahan pasien Covid-19 di Karimun yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

“Maka diperlukan koordinasi yan baik dari pembuat kebijakan dan penerima kebijakan,” tutupnya.(pram)

Editor: yan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.