Pemko Tanjungpinang Targetkan Produksi 36 Ton Cabai dari Lahan 11 Hektare

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) menyiapkan lahan seluas 11 hektare di empat kecamatan untuk pengembangan tanaman cabai.
Program ini ditargetkan mampu menghasilkan produksi cabai hingga 36 ton secara optimal sekaligus menjadi langkah pengendalian inflasi daerah.
Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, menyatakan bahwa proyek pengembangan ini didukung oleh bantuan benih dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Bantuan dari Pemprov Kepri mencakup pembenihan untuk 5 hektare lahan, sedangkan sisanya didukung oleh pemerintah pusat.
“Untuk 5 hektare itu dari provinsi membantu bibit cabai, jadi total yang akan kita sebarkan kepada kelompok tani sekitar 11 hektare,” ujar Robert dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
Ia mengungkapkan, proses penanaman dilakukan secara bertahap pada bulan Juli, September, dan November 2026, menyesuaikan kesiapan masing-masing kelompok tani.
Khusus untuk penanaman yang bersumber dari bantuan provinsi, DPPP mengarahkannya untuk menjaga stabilitas pasokan cabai menjelang Hari Raya Lebaran.
Saat ini, Tanjungpinang memiliki 24 kelompok tani, di mana 11 kelompok di antaranya fokus menanam cabai dan sisanya menanam jagung pipil.
Selain menyasar kelompok tani, DPPP juga mendorong gerakan menanam mandiri di pekarangan rumah masyarakat.
Robert menyebutkan bahwa sisa bibit yang melebihi kebutuhan kelompok tani akan dibagikan kepada warga melalui kelurahan, melengkapi 900 benih cabai yang telah disalurkan sebelumnya.(yan)
