KARIMUNKEPRI

Sabu 3 Ton Tak Kunjung Ditemukan, DJBC Dikabarkan Gandeng Paranormal

Kapal inilah diduga membawa sabu diduga 3 ton dan berhasil ditangkap petugas DJBC Khusus Kepri di peraiaran Karimun, Jumat (23/2/2018). Foto istimewa.

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri dikabarkan menggandeng paranormal guna menemukan sabu diduga 3 ton di kapal Win Long yang tertangkap di perairan Karimun, Jumat (23/2/2018) sore lalu. Meski narkotika itu tak kunjung berhasil ditemukan, kabar ini sudah santer terdengar hingga ke Kota Tanjungpinang.

Saat dikonfirmasi media ini, Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rusman Hadi melalui Bagian Humasnya, Refly Feller Silalahi membantah kabar tersebut. Menurut Refly, itu hanya isu dan hingga sekarang, kata dia, sabu diduga 3 ton masih dalam proses pencarian.

“Ngga ada itu, belum. Batang buktinya aja belum ditemukan, kok bisa 3 ton?. Masih pencarian nih, hingga sekarang!,” tegas Refly kepada prokepri.com, Senin (26/2/2018).

Tim penyelam DJBC, masih Refly, sudah diturunkan melihat lambung luar kapal yang berada didalam air. Namun, bebernya lagi, lagi-lagi hasilnya negatif.

“Masih negatif hingga saat ini,” ucap Refly.

Refly memastikan, pencarian narkotika diduga sabu itu masih terus dilakukan dan belum final.

“Belum selesei nih. Belum final pemeriksaannya, nanti yah,” janji Refly.

Sebelumnya diberitakan, kapal patroli 20005 DJBC melakukan penangkapan sebuah kapal yang diduga membawa narkotika jenis sabu.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti jumlah sabu-sabu yang ditegah pihak Bea dan Cukai

Meski masih simpang siur, ada yang menduga kisarannya mencapai 3 ton dan dipublikasi di sejumlah media online lokal hingga nasional.

Hingga sekarang, Kantor DJBC Khusus Kepri masih dijaga ketat aparat kepolisian dan petugas jaga Bea dan Cukai pasca penangkapan kapal pembawa sabu yang jumlah dan narkobanya juga masih belum jelas.

Penulis/Editor : YAN

Back to top button