Suyatno Jabat Plt Sekdako Pinang Gantikan Riono

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Suyatno resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang sementara menggantikan Riono, Selasa (30/4/2019). Riono menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kemasyarakatan.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Walikota H Syahrul di Aula Kantor walikota di Senggarang. Total pejabat yang dilantik sebanyak 207 orang terdiri dari 12 orang Pejabat Tinggi Pratama (eselon 2), 24 orang Administrator (eselon 3), 135 orang Pengawas (eselon 4) dan 48 Jabatan Fungsional Satpol PP sebagai tenaga ahli yang telah mengikuti uji kompetensi.
Adapun nama-nama pejabat yang dilantik antara lain Drs. Riono, M.Si : Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum Dan Kemasyarakatan, Drs. Huzaifa Dadang, AG, M.Si : Staf Ahli Bidang Keuangan Dan Sumber Daya Manusia, Drs. Marzul Hendri sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, H. Effendi, S.Sos,MM sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Drs. H. Tengku Dahlan, MT sebagai Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang.
Kemudian, Hj. Taja Khairani, S.Sos, MM sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. H. Hamalis sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Dan Usaha Mikro, Drs. H. Ahadi sebagai Kepala Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan, Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim, MT sebagai Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika, DR. H. Ahmad Yani, S.Sos,MM,M.Kes sebagai Dinas Perdagangan Dan Perindustrian dan Samsudi, S.Sos,M.H sebagai Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Tak ketinggalan, Drs. H. Surjadi, MT juga ikut dilantik menempati posisi jabatan baru sebagau Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata.
Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan mutasi atau rotasi pejabat pimpinan tinggi Pratama telah melalui tahapan yang cukup panjang dimulai dari pembentukan panitia seleksi, pelaksanaan uji kompetensi, pengusulan rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara, pelaksanaan uji kesesuaian dan pelaporan hasil uji kesesuaian untuk izin pelantikan.
“Untuk pejabat administrator dan pengawas tetap mengacu pada pola pembinaan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku dengan mempertimbangkan pula faktor-faktor obyektif lainnya melalui tim penilaian kinerja PNS atau Baperjakat. Sedangkan untuk pengangkatan jabatan fungsional Satpol-PP diangkat setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sesuai mekanisme,” ungkapnya.
Syahrul menegaskan, mutasi atau rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama ini merupakan kegiatan pertama setelah ia bersama wakilnya, Hj Rahma dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Sedangkan untuk pejabat administrator dan pengawas merupakan kali kedua dan jabatan fungsional merupakan tahapan pertama untuk pengangkatan anggota Satpol-PP..
“Pelaksanaan mutasi dan rotasi ini merupakan salah satu upaya penyegaran bagi pejabat struktural yang mendudukinya, dengan harapan dapat lebih segar pada jabatan yang baru, sedangkan promosi jabatan adalah salah satu bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah kepada ASan yang telah memenuhi persyaratan tertentu,” tekan Syahrul.
Syahrul mengimbau kepada pejabat yang baru dilantik sebaik-baiknya mengemban amanah, penuh dedikasi, bekerja dengan baik, terus meningkatkan semangat dan prestasi kerja atas dasar kemampuan yang di miliki, serta terus mengedepan etika birokrasi yang santun.
“Saya mengajak kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar dapat bekerja sebaik mungkin, penuh dedikasi, menjaga amanah yang telah diberikan dan mengendepankan etika birokrasi yang santun untuk melayani masyarakat,” imbaunya.
Editor : YAN
