OPINI

Perangai Elit Politik Menjelang Pemilu 2024

Oleh: Muhammad Faiz (Pimpinan SKM Tanjungpinang)

Muhammad Faiz Pimpinan SKM Tanjungpinang.(Foto Ist)

PROKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Pemilu 2024 indonesia belum dimulai, tetapi elit elit politik beserta jajaran sudah menampakkan batang hidungnya dengan tampil dipublik dengan membuat koalisi koalisi, serta membentuk dikotomi secara tidak langsung pada bangsa ini.

Memang sah sah saja hal itu dilakukan karna kita bernaung dibawah sistem yang namanya demokrasi, namun apa yang dilakukan tokoh publik hingga elit politik tersebut apakah akan merubah sebuah tatanan negara menjadi stabilnya ekonomi, kemiskinan, ketimpangan, kesenjangan dan lain lain?, tentu saja belum.

Ini menjadi problem besar kita hari ini dalam menyikapi bangsa yang besar dengan beragam carut marut didalamnya, apakah sudah mapan dalam hal demikian, padahal masih banyak yang harus dibenahi, skema politik hari ini bagaimana harus cepat, harus tepat dan harus lebih dulu berkomitmen dalam memperjuangkan kekuasaan dalam arti sempit pengganti selanjutnya, sehingga elit elit tersebut “selamat” dan bisa berlenggang dengan berlindung di bawah ketiak penguasa terpilih nanti.

Mari kita flashback serta refleksi pada pemilu 2019 yang lalu, dua putra bangsa terbaik bertarung memperebutkan kursi presiden, namun apa yang dihasilkan dalam pemilihan tersebut, ya hanya terpilih presidennya saja bersama jajaran menteri serta kronco, selain itu tidak ada urgensi untuk melihat permasalahan bangsa yang kian pelik, padahal banyak korban berjatuhan dalam pemilihan waktu itu, mulai dari membentuk kubu yang dinamakan cebong dan kampret, kematian ratusan para pejuang pemilu, itu semua terjadi dikarenakan ketidak becusan elit politik dalam menjaga stabilitas nasional, menjaga masyarakat dengan aman, mereka rela bertaruh nyawa hanya untuk mendapatkan keadilan atas semua hak yang telah lama hilang dan belum mereka dapatkan hingga saat ini, yakni kesejahteraan hidup.

Sekarang apakah akan terjadi seperti itu lagi, memakan korban, dikarenakan hasrat politik oligarki dan elit elit hanya untuk kesenangan semata mereka, rakyat yang akan jadi tumbalnya kalau sedikit sedikit orientasi mereka hanya pada kekuasaan semata.

Masih banyak yang harus diselesaikan menjelang pemilu yang akan datang, masih banyak kerja kerja pengabdian yang harus dituntaskan oleh pemangku jabatan yang hari ini disumpah oleh kitab suci ketika dilantik, bukan menampakkan koalisi yang tidak ada gunanya itu, belum saatnya, dan belum waktunya mereka membawa misi kesejahteraan sedangkan mereka juga bagian dari pemangku jabatan yang belum menyelesaikan tugas mereka, ada yang di menteri, MPR, DPR dan lain sebagainya.

Rakyat hari ini hanya menjadi penonton diantara hiruk pikuk politik yang carut marut akibat mereka elit elit politik yang tidak punya rasa bersalah besar didalam hidupnya.

Maka perlu ada pembenahan secara universal agar bangsa ini tidak lagi terjebak dalam suatu fatamorgana semu yang dibuat oleh calon calon pemimpin nantinya, ditingkat daerah maupun tingkat pusat.

Back to top button