Koin Rp100 Sumbangan Beasiswa Untuk Anak Sekda Kepri Jadi Viral di Medsos

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gambar bertuliskan koin Rp100 untuk sumbangan beasiswa anak Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, TS Arif Fadillah yang dipublikasikan Aulia Emzein di akun Facebook menjadi viral di Media Sosial (Medsos).
Puluhan tanggapan datang dari Netizen. Mereka sangat prihatin.
“Bantu Sekda….beliau tergolong Hafidz Hafidzah tak mampu,” tulis salah satu pengguna akun Facebook mengomentari status Koin Rp100 untuk sumbangan beasiswa anak Sekdaprov Kepri tersebut.
Aulia Emzein dalam akun facebooknya sendiri mengakui bahwa ia tidak mengatakan hal tersebut salah. Namun, menurutnya kondisi itu sangat memprihatinkan.
“Saya tidak katakan salah…. Saya kasihan saja.. Dan serius kalau seorang yang punya kapasitas dan kemampuan financial seperti Sekda provinsi harus juga ikut-ikutan beasiswa yg digadang gadangkan gubernur untuk hafidz hafidzah yang KURANG MAMPU…kita dapat pesan moral apa?,” tulis Aulia menjawab komentar Netizen.
Kendati demikian, ada juga netizen yang memberikan komentar positif bahwa anak Sekdaprov itu layak mendapatkan beasiswa tersebut.
“Anak sekda tu pandai..,” tulis Basyaruddin Idris di dinding Facebook Aulia Emzein memberikan komentar.
Tanggapan lain juga datang dari salah satu netizen.
“Tidak tau ini hoax atau tdk dan Bukan ikut2an, beasiswa dibenarkan, tapi bukan berarti tdk punya hati nurani, mana lebih penting 1 org yg pintar tapi tdk susah keuangan (punya kemampuan mmbiaya kuliah) dgn beberapa org pintar tapi tdk punya biaya tuk melanjutkan sekolah dan lebih penting buat perbaiki n nambah fasilitas sekolah,,,Dan ada kata2 seakan tekanan n ancaman ya, kapan maju negara kita???,” tulis pengguna akun facebook bernama Macal Tom memberikan komentar didinding akun Aulia Emzein.
Berdasarkan pantauan, lebih dari 182 orang memberikan like terhadap status Koin Rp100 untuk sumbangan beasiswa anak Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri yang di tulis Aulia Emzein dalam akun Facebook pribadinya tersebut.
Bahkan 18 pengguna akun Facebook lainnya menviralkan status itu dengan mengesharekannya ke publik.
Aulia Emzein sendiri ketika di konfirmasi media ini menerangkan bahwa alasan ia menulis status tersebut adalah untuk mempublikasikan pikirannya sendiri ke ranah publik sesuai dengan batasan dalam koridor nilai norma yang berlaku.
“Kalau menulis status sendiri ya saya rasa normal saja menulis di facebook baik menanggapi ataupun mempublikasikan pikiran di ruang publik seperti facebook dan lain-lain. Selama kita menjaga batasan dalam koridor nilai norma yg berlaku,” ungkapnya kepada Prokepri.com, Rabu (12/7).
Bagi Aulia, fenomena putra Sekda provinsi menerima beasiswa dari APBD Provinsi kepri senilai 650.000.000 itu, merupakan fenomena yang cukup fantastis di tengah keadaan yang serba nyeleneh saat ini.
“Kalau soal penggalangan dana baik yang dilaksanakan di batam atau di tanjungpinang. Terus terang diluar sepengetahuan saya bg. Karena saya juga baru dapat kabar dari teman2 media tadi… Kalau gak salah itu yg ditanjungpinang namananya Student Movement institute… Saya sendiri sampai saat ini masih menanggapi baik komentar pro kontra yg ada di medsos serta meng apresiasi satulangkah klarifikasi walaupun masih blum clear klarifikasinya yg terbit dimedia cetak steatment pak tjetjep itu,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah terkait hal ini.
Penulis : YAN
