KEPRI

Tepung Tawar Jadi Penanda Dimulainya Pemanfaatan Gedung Baru RSUD Anambas

Tampak Bupati Anambas Aneng menghadiri kegiatan Tepung Tawar sebagai penanda dimulainya pemanfaatan Gedung Baru RSUD Anambas, Jumat (30/1/2026). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan kegiatan Tepung Tawar di Gedung Baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa di Jalan Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur, Jumat (30/1/2026).‎

‎Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pemanfaatan gedung baru RSUD Tarempa yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Anambas.

‎Acara tersebut diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas selaku person in charge (PIC).
‎Prosesi tepung tawar berlangsung khidmat dan sarat makna adat Melayu, sebagai simbol doa dan harapan agar gedung baru RSUD Tarempa membawa keberkahan, keselamatan, serta manfaat besar bagi masyarakat.

‎Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Kepulauan Anambas, Wakil Bupati Raja Bayu pebrian, Ketua DPRD, Dandim 0318/Natuna, Danlanal Tarempa, Kapolres Kepulauan Anambas, Kajari, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM), serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

‎Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, menyampaikan bahwa dari sisi jumlah, tenaga kesehatan di Anambas saat ini masih belum memenuhi standar nasional.

‎“Kalau tenaga kesehatan, dari sisi sosial sebenarnya kita tidak terlalu kekurangan, karena jumlah tenaga kesehatan kita sekitar 150 orang. Namun jika dibandingkan dengan standar nasional, idealnya sekitar 400-an, sehingga memang masih ada kekurangan,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memprioritaskan pemenuhan tenaga kesehatan, baik tenaga medis maupun tenaga penunjang, dengan tetap memperhatikan kualitas sumber daya manusia.

‎“Untuk rencana ke depan, kemungkinan akan ada penambahan pegawai BLUD atau penyesuaian struktur. Tahap awal ini kita jalankan dulu, kemudian kita lihat di mana letak kekurangannya, dan akan kita sinkronkan dengan BLUD-BLUD terkait. Pemenuhannya tidak dilakukan sekaligus,” jelasnya.

‎Terkait fasilitas pendukung, Feri mengakui masih terdapat kendala, salah satunya belum tersedianya lift di gedung baru RSUD Tarempa. Hal tersebut masih menjadi perhatian dan akan dikaji untuk pengadaan ke depan.

‎Sementara itu, untuk alat kesehatan (alkes), ia memastikan tidak mengalami kekurangan karena sebagian besar alkes merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan.

‎Namun demikian, belum seluruhnya dipindahkan ke gedung baru karena layanan rawat inap dan laboratorium masih beroperasi di gedung lama.

‎“Alkes yang sudah datang sebagian telah terpasang, khususnya untuk kebutuhan laboratorium. Rawat inap dan lab belum pindah, sehingga alkes juga belum seluruhnya dipindahkan,” tambahnya.

‎Untuk sementara, layanan yang beroperasi di gedung baru RSUD Tarempa masih melayani poliklinik rujukan, sambil menunggu kesiapan penuh fasilitas dan tenaga pendukung lainnya.

‎Dengan hadirnya gedung baru RSUD Tarempa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, sejalan dengan komitmen daerah dalam menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang berorientasi pada pelayanan publik yang efektif dan berdampak langsung.(as)

Editor: yn

Back to top button