144 Jemaah Calon Haji Kota Tanjungpinang 2026: Termuda Berusia 23 Tahun dan Tertua 79 Tahun
Resmi Dilepas Keberangkatannya

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sebanyak 144 orang Jemaah Calon Haji Kota Tanjungpinang tahun 2026 resmi dilepas keberangkatannya di Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang Senggarang, Jumat (17/4/2026).
Dari jumlah itu, Jemaah Calon Haji termuda berusia 23 tahun dan tertua 79 tahun.
Pelepasan dipimpin Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah serta dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Ketua LAM, MUI, DMI, BAZNAS, Ketua TP PKK, GOW dan DWP, Ketua IPHI, petugas haji daerah, pimpinan perbankan, serta para camat dan lurah se-Kota Tanjungpinang.
Prosesi pelepasan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan dengan prosesi tepuk tepung tawar sebagai bentuk doa dan restu, penyerahan bingkisan kepada jemaah, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Tanjungpinang, Mohd. Zikriansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah Jemaah Calon Haji tahun ini sebanyak 144 orang, yang terdiri dari 82 jemaah perempuan dan 62 jemaah laki-laki.
Ia juga mengungkapkan bahwa jemaah tertua berusia 79 tahun, sementara jemaah termuda berusia 23 tahun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kami juga berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kekompakan serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ungkapnya.
Zikriansyah menambahkan bahwa jemaah akan diberangkatkan dari Tanjungpinang menuju embarkasi Batam pada 21 April 2026, sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan rasa syukur serta doa bagi seluruh jemaah agar diberikan kelancaran dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang memiliki makna mendalam, tidak hanya sebagai ibadah fisik, tetapi juga sebagai perjalanan spiritual yang mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, serta persatuan umat.
“Ibadah haji adalah panggilan suci yang mengandung nilai ketaatan dan pengorbanan. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, Lis juga menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar turut mendoakan Kota Tanjungpinang senantiasa diberikan kelancaran pembangunan, keberkahan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
“Selamat jalan para tamu Allah, semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta memperoleh haji yang mabrur,” tambahnya.(i)
Editor: yn
