Jembatan Batam-Bintan Ditargetkan Selesei Awal 2024

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemenpupr) menargetkan pembangunan Jembatan Batam-Bintan selesei akhir tahun 2023 atau awal 2024. Target ini disampaikan pihak Kemenpupr kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/3).
Di Jakarta, Ansar melangsungkan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Reni Ahiantini juga ikut hadir.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto menyambut baik kehadiran Gubernur Ansar.
Sesuai koordinasi awal, Jembatan Batam Bintan ini nantinya memiliki row jalan 100 meter dan dibagi dalam tiga trase. Panjang Trase Pulau Batam adalah 1,64 Km dilanjutkan trase Pulau Tanjungsauh sepanjang 3,35 Km dan Trase Pulau Bintan sepanjang 2,40 Km.
Ansar bersyukur dan terus menggesa percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri, khususnya Jembatan Batam Bintan. Soal jembatan Batam Bintan, Gubernur ingin pembangunannya dimulai tahun 2022.
“Kita bersyukur semua berjalan sesuai progres. Semoga tahun 2022 Pemerintah Pusat mulai merealisasikan pembangunannya” kata Gubernur Ansar,
Dari sejumlah informasi lelang KPBU bakal dilaksanakan tahun ini. Pelelangan akan dimulai setelah mendapatkan rekomendasi tinggi vertical clearance Jembatan Batam Bintan.
Akhir tahun lalu, Pemprov Kepri sudah mengusulkan vertical clerance untuk tiap trase. Vertical clearance untuk trase Batam ke Tanjungsauh setinggi 20 meter. Sementara dari Tanjungsauh ke Pula Buau setinggi 40 meter.***
Editor : yan
