NASIONAL

Relokasi Masyarakat Rempang Galang, BEM UMRAH: Pemerintah Zalim

Masyarakat Saat Demo di Kantor BP Batam Menolak Relokasi Pulau Rempang.(Foto Tempo)

PROKEPRI.COM,TANJUNGPINANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menolak relokasi masyarakat pulau rempang dan galang yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Ketua BEM KM UMRAH Alfi Riyan Syafutra mengatakan dengan tegas bahwasanya apa yang dilakukan oleh pemerintah hari ini adalah bagian dari kesewenangan kekuasaan dan memang tidak bisa dibenarkan oleh kelompok manapun.

“Kami menolak dengan keras dan tegas relokasi masyarakat kampung tua rempang galang karena rencana ini akan menghilangkan nilai nilai leluhur, marwah dan juga mengancam kehidupan ribuan masyarakat di 16 kampung, dan ini bentuk dari kezaliman kepada masyarakat,” tegas Alfi (25/08/2023).

Alfi juga meminta kepada BP Batam, Walikota Batam, Gubernur Kepri hingga jajaran OPD yang terlibat langsung dalam mega proyek eco city ini untuk segera menolak rencana pemerintah pusat dengan kajian kajian konstruktif.

“Kami meminta meminta Stakeholder Kepri yang terlibat proyek tersebut untuk meninjau ulang kembali mega proyek tersebut, dan kami juga menilai jika ini dilakukan akan berdampak buruk bagi masyarakat, karena akan terjadi perubahan pola hidup yang sejatinya sebagai nelayan dan hidup dipesisir,” ungkap Alfi.

Untuk itu kami akan selalu membersamai gerakan masyarakat, mengawal dan berpihak ke masyarakat, kita akan tingkatkan eskalasi gerakan ditingkat Mahasiswa baik didaerah maupun nasional, kita tak ingin orang tua kita diganggu dan sejarah nenek moyang kita hilang.

Editor: Muhammad Faiz

Back to top button