Gubernur Ansar Tekankan Pentingnya Persiapan Menyongsong Ekonomi Biru

PROKEPRI.COM, BATAM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad menekankan pentingnya persiapan faktor pendukung dalam menyongsong Ekonomi Biru.
“Dalam menyongsong Ekonomi Biru ini, kita perlu mempersiapkan faktor-faktor pendukung,”kata Ansar dalam sambutan pertemuan kunjungan silaturahmi Kepala BPKP Kepri, Hisyam Wahyudi di Gedung Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (19/3/2025).
Faktor pendukung dimaksud Ansar, adalah seperti, infrastruktur dan SDM.
“Infrastruktur kita tingkatkan diantaranya dengan pembangunan Jembatan Batam-Bintan dan penambahan 2 Kapal Roro tujuan Anambas. Di bidang SDM, kita akan memperbanyak SMK Kejuruan di Kepri,”ungkapnya.
Ansar menekankan, bahwa kedua hal yang disebutkannya itu (infrastruktur dan SDM,red) akan menjadi tulang punggung agar tercapainya tujuan ekonomi biru tersebut.
“Ekonomi Biru sejalan dengan Road Map Pembangunan di Provinsi Kepri yang menjadi semboyan spirit kita yaitu menjadi Gerbang Ekonomi Biru di Ujung Indonesia,”tutupnya.
Sementara itu, Kepala BPKP Kepri, Hisyam Wahyudi, menyatakan kesiapan BPKP Kepri untuk membantu mengawasi pembangunan di Kepri agar sesuai dan tepat sasaran sehingga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.
“Ekonomi Biru merupakan konsep pembangunan yang paling sesuai bagi Kepulauan Riau yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan. Diharapkan kelak konsep ini akan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, dan BPKP Kepri siap menjadi salah satu pendukungnya agar harapan itu dapat terwujud,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, BPKP Kepri menyerahkan Ikhtisar Pengawasan Ekonomi Biru yang telah dijalankan selama 5 tahun.
Program ini melibatkan berbagai pihak seperti Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) dan Badan Pusat Statistik (BPS), dengan tujuan memberikan sudut pandang alternatif bagi pembangunan di Kepulauan Riau.
Ekonomi Biru merupakan konsep pembangunan ekonomi yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 2010 oleh Gunter Pauli, seorang ekonom asal Belgia. Konsep ini berfokus pada pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan dan menguntungkan bagi masyarakat dan lingkungan.(yn)
