KEPRI

Ini Tanggapan Saibansah Atas Berakhirnya Dualisme PWI Kepri

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani. Foto dok prokepri

PROKEPRI.COM, BATAM – Ketua PWI Provinsi Kepri, Saibansah Dardani memberikan tanggapan atas berakhirnya dualisme kepengurusan di tubuh PWI Kepri pasca mundurnya Andi Gino.

“Alhamdulillah, dengan berakhirnya dualisme ini akan membuka jalan roda organisasi PWI Provinsi Kepri untuk kembali leluasa bergerak menjalankan amanah organisasi PWI,”ujar pria yang akrab disapa Cak Iban kepada media ini, Rabu (22/10/2025).

Saibansah juga berjanji akan merangkul semua anggota PWI Kepri dan berharap dukungan Andi Gino beserta jajarannya.

“Sesuai dengan arahan dari PWI Pusat, kami pengurus PWI Kepri tetap merangkul semua dan mengharapkan mereka melebur,”harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Andi Gino resmi melepas jabatannya sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, periode 2023-2028.

“Izinkan saya menyampaikan sikap bahwa terhitung mulai hari ini, saya Andi Gino dengan tulus dan ikhlas melepaskan diri dari jabatan Ketua PWI Kepri Masa Bakti 2023-2028,”ujar Andi dalam pernyataan sikap yang diterima media ini, Rabu (22/10/2025),

Mundurnya Andi menandakan berakhirnya kisruh dualisme kepemimpinan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia ini, khususnya di Kepri.

“Kepada teman-teman, tetaplah menjaga marwah diri dan organisasi PWI Kepri yang kita cintai ini. Terimakasih dari lubuk hati saya yang paling dalam. Salam sehat dan sukses buat kita semua,”pesan Andi.

Selain Andi, kabar pengunduran pun dilakukan Socrates, yang menjabat sebagai oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri sisa masa jabatan 2023-2028.

Termasuk juga Bendahara PWI Kepri 2023-2028 bernama Ady Indra Pawennari.

Pengunduran diri Socrates dan Ady dari jabatan strategis di PWI itu, disinyalir mengikuti langkah Andi yang terlebih dahulu mundur.

Mereka juga menyatakan kembali menjadi anggota biasa.(jp)

Editor: yn

Back to top button