Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Presiden RI ke-2 Soeharto diusulkan mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional.
Usulan ini masuk kedalam berkas pengusulan yang diserahkan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, yang juga merupakan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, baru-baru ini.
Selain Soeharto, terdapat 39 nama tokoh lainnya yang ikut masuk dalam usulan tersebut. Diantaranya, Marsinah hingga mantan Presiden ke-4, KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur.
Saifullah Yusuf atau bisa disapa Gus Ipul mengatakan, bahwa usulan nama-nama tokoh itu, telah dibahas selama beberapa tahun terakhir.
“Ada yang memenuhi syarat sejak lima atau enam tahun lalu, dan ada pula yang baru diputuskan tahun ini. Diantaranya, Presiden Soeharto, Presiden Abdurahman Wahid, dan juga Marsinah,”ujar Saifullah dilansir kompas, Jumat (24/10/2025).
Nama-nama yang diusulkan, menurut dia, sudah melalui berbagai proses, mulai dari masyarakat melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). Setelah itu, dibahas mulai dari tingkat daerah, diteruskan ke tingkat provinsi dan kemudian diterima Kementerian Sosial untuk dikaji mendalam.
“Hasil kajian, hari ini saya teruskan kepada Pak Fadli Zon selaki Ketua Dewan Gelar. Selanjutnya kita tunggu bersama,”jelas Saifullah.
Selain tiga tokoh yang disebutkan diatas, nama-nama tokoh lainnya, seperti mantan Gubernur Jakarta Ali Sadikin, ulama kondang asal bangkalan bernama Syaikhona Muhammad Kholil.Rais Aam PBNU KH Bisri Syansuri, KH Muhammad Yusuf Hasyim dari Tebu Ireng, juga masuk dalam usulan tersebut.
Sementara itu, Fadli Zon membenarkan usulan 40 nama tokoh itu. Fadli mengaku, pihaknya akan segera mengeglar sidang pembahasan pengusulan.
“Tentunya nanti kami akan bersidang. Setelah itu, hasilnya akan kami sampaikan ke Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto,”ujar Fadil.(wan)
Editor: yn
