Petugas KSOP Tanjungpinang Terjaring OTT Tim Saber Pungli

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Salah seorang oknum petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang berinisial HS, ditangkap Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Satreskrim Polres Tanjungpinang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (1/5).
HS tertangkap tangan oleh beberapa anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang saat baru saja menerima amplop berisi uang senilai jutaan rupiah dari salah satu pengurus kapal yang akan berangkat di kantor Pos KSOP di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, sekitar pukul 14.00 WIB.
Pantauan serta informasi di lapangan atas tertangkapnya salah seorang petugas KSOP Tanjungpinang tersebut, sempat menjadi perhatian sejumlah petugas dan masyarakat yang akan berangkat maupun baru tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.
Selain HS dan beberapa barang bukti (BB) yang didapati, Polisi juga membawa sejumlah saksi termasuk Kapala Pos KSOP Tanjungpinang, Sutoyo ke Kantor Satrekrim Polres Tanjungpinang.
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro membenarkan adanya penangkapan OTT terhadap HS yang merupakan pegawai KSOP tersebut sekitar Pukul 14.00 WIB. Pengungkapan dugaan kasus ini didasari adanya informasi dari masyarakat tentang kegiatan Pungli setiap keberangkatan kapal antar pulau di pelabuhan domestik SBP Tanjungpinang.
“Dalam operasi tangkap tangan (OTT) ini, kita mengamankan satu orang pelaku dan empat orang saksi, termasuk barang bukti berupa uang sebanyak Rp2.650.000. Sekaini itu juga ada catatan keberangkatan kapal,” kata Kapolres
Joko menjelaskan, dalam kasus ini modus yang dilakukan pelaku berupa mengambil setorang uang untuk surat perjalanan kapal antar pulau di Pelabuhan Domestik SBP Tanjungpinang.
“Petugas ini (HS), biasanya bertugas melakukan pengecekan terhadap penumpang kapal semua. Jadi apa bila ada kelebihan, berarti ada uang yang lebih dibayarkan ke mereka, selain dari pada setiap kapal berangkat,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, Joko menyebutkan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidiknya. Namun jika nanti ada di temukan adanya pengaliran uang kepihak lain termasuk keatasannya atau ke rekan lainnya akan segara ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku.
“Saat ini baru satu orang pelaku dan beberapa barang bukti yang sudah diamankan untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya
Penulis : AL
