Warga Desa Air Bini Siantan Selatan Anambas Keluhkan Kondisi Infrastruktur di Reses Waka Komisi II

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Warga di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas mengeluhkan kondisi infrastruktur yang dinilai belum memadai.
Salah satu infrastruktur itu, yakni, Jalan Pelabuhan Genting yang mulai dikerjakan sejak tahun 2020, namun kini kondisi pelabuhan memprihatinkan.
Keluhan tersebut disampaikan warga kepada Wakil Ketua (Waka) Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Hakim, saat kegiatan reses di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Selasa (3/12/225).
Warga setempat menyebutkan, beberapa bagian bangunan di pelabuhan telah mengalami kerusakan seperti tambak runtuh dan semeninasi yang sudah pecah berantakan.
Tak hanya itu, jalan di lingkungan Desa yang terputus di sekitar Kantor Desa juga diminta untuk segera diperbaiki.
Bahkan, warga mengungkapkan, pembangunan penerangan jalan umum (PJU) yang sudah dilakukan survei pada tahun 2022, hingga kini belum terealisasi.
“Kebutuhan akan mobil pickup pengangkut sampah, karena hingga kini Desa Air Bini belum memiliki sarana transportasi untuk pengelolaan sampah rumah tangga,”pinta warga dalam reses itu.
Selain itu, pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) juga dinilai mendesak untuk dibangun, agar pengelolaan lingkungan lebih tertata.
Aspirasi lain yang turut mencuat adalah permintaan pemasangan lampu suar atau navigasi laut di wilayah Tanjung Harapan Air Bini.
Menurut warga, saat musim angin kencang atau cuaca buruk, nelayan kesulitan kembali karena minimnya penanda lokasi.
Tak hanya infrastruktur dan energi, warga juga mengeluhkan masalah jaringan telekomunikasi. Sinyal telepon dan internet masih sangat lemah, sehingga menghambat komunikasi dan akses informasi hingga masalah BBM bagi nelayan.
Warga mengaku sudah berulang kali mengajukan bantuan ke pemerintah kabupaten, namun belum mendapatkan kepastian.
“Nelayan sangat membutuhkan pasokan BBM solar dan fasilitas pendukung seperti rumpun ikan agar aktivitas melaut dapat berjalan maksimal,”ujar salah satu warga dalam pertemuan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Abdul Hakim mengatakan bahwa semua usulan akan dibawa ke rapat dan pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
“Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Aspirasi ini akan kami kawal agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas,”ujarnya.
Masyarakat berharap hasil reses kali ini dapat membawa perubahan nyata bagi Desa Air Bini, khususnya di sektor infrastruktur, pelayanan publik, dan dukungan bagi para nelayan.(as)
Editor: yn
