Kepala Bappeda Kepri Aries: RKPD 2027 Disusun Dengan Target Ini

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri Aries Fhariandi memaparkan bahwa Ranwal RKPD Tahun 2027 disusun dengan target indikator makro yang optimis namun tetap realistis.
“RKPD 2027 bukan sekadar dokumen rutin, melainkan instrumen strategis untuk menjawab tantangan global dan lokal. Kita fokus pada transformasi ekonomi yang berkelanjutan serta pemerataan kesejahteraan di seluruh kabupaten dan kota,” kata Aries dalam laporan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Provinsi Kepri Tahun 2027 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (2/2/2026).
Fokus utama pembangunan diarahkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Aries juga menjelaskan bahwa tema pembangunan RKPD Provinsi Kepri Tahun 2027 ditetapkan pada fokus
“Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Penguatan Literasi Digital”.
“Tema ini akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintah daerah di tahun 2027,”jelasnya.
Untuk sektor makro ekonomi, Aries memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri pada tahun 2027 diproyeksikan berada pada kisaran 5,23 hingga 6,10 persen.
“Target ini diharapkan dapat dicapai melalui penguatan investasi, khususnya pada sektor industri pengolahan dan jasa kemaritiman,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita ditargetkan meningkat hingga Rp164 juta, dengan penekanan pada peningkatan produktivitas masyarakat agar mencerminkan daya beli riil.
Pada bidang pembangunan manusia, Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan IPM mencapai 77,53 poin. Target tersebut akan didorong melalui intervensi berkelanjutan di sektor pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, tingkat kemiskinan ditargetkan turun hingga 4,50 persen melalui strategi sinkronisasi data penerima bantuan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Untuk ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditargetkan menurun menjadi 5,45 persen. Upaya ini akan didukung dengan penguatan kurikulum pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, terutama di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), agar penyerapan tenaga kerja lokal semakin optimal.
Sementara itu, Indeks Gini ditargetkan berada pada angka 0,332 poin sebagai upaya menjaga pemerataan pendapatan antarwilayah.
Aries juga menekankan pentingnya Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam Ranwal RKPD 2027 sebagai alat ukur efektivitas pembangunan yang harus dicapai oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Prioritas pembangunan Provinsi Kepri Tahun 2027 difokuskan pada penguatan ketahanan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemantapan infrastruktur wilayah.
“Sinergi antara target makro dan prioritas pembangunan inilah yang menjadi kunci untuk mewujudkan Kepulauan Riau yang berdaya saing global,” pungkasnya.(jp)
Editor: yn
