Program Ketahanan Pangan Berhasil, BUMDes Tarempa Selatan Panen Jagung Pakan Ternak

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Program ketahanan pangan yang dijalankan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gunung Samak, Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali membuahkan hasil.
Melalui pemanfaatan lahan pertanian desa, BUMDes setempat berhasil melakukan panen jagung pakan ternak pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan Rintis.
Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa tahun 2025 yang dilaksanakan oleh BUMDes Desa Tarempa Selatan.
Program tersebut merupakan implementasi kebijakan pemerintah pusat yang mendorong desa-desa memperkuat ketahanan pangan melalui pengelolaan potensi lokal.
Dalam program tersebut, BUMDes mengembangkan budidaya jagung pakan ternak yang oleh masyarakat setempat juga dikenal dengan sebutan jagung pitil.
Kepala Desa Tarempa Selatan, Surianto, menjelaskan bahwa lahan yang ditanami jagung saat ini mencapai sekitar satu hektare.
Selain itu, BUMDes juga memanfaatkan tambahan sekitar 1,5 hektare lahan milik masyarakat yang disewa untuk mendukung kegiatan budidaya tersebut.
“Luas lahan yang ditanam kurang lebih satu hektare. Dari laporan BUMDes, mereka juga masih memiliki tambahan sekitar 1,5 hektare lahan milik masyarakat yang disewa untuk dimanfaatkan dalam program ini,” ujar Surianto, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, tahapan panen sebenarnya sempat mengalami sedikit keterlambatan karena bertepatan dengan bulan puasa. Namun setelah berkoordinasi dengan tenaga teknis, diputuskan bahwa jagung pakan tersebut harus segera dipanen untuk menghindari kerusakan akibat hujan.
Menurutnya, jagung pakan yang sudah dipetik tidak boleh terkena hujan karena dapat menyebabkan air masuk ke dalam tongkol. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pembusukan serta pertumbuhan jamur yang dapat merusak biji jagung.
Dalam program ini, BUMDes menanam sekitar 10 kilogram bibit jagung. Dengan sistem penanaman yang dilakukan secara bertahap di beberapa lokasi lahan, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar lima ton jagung pakan ternak dalam satu siklus tanam.
Perkiraan tersebut didasarkan pada rata-rata produksi, di mana satu kilogram bibit jagung dapat menghasilkan sekitar 400 hingga 600 kilogram jagung.
Kegiatan panen turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Bupati Kepulauan Anambas, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kapolres, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) Kepulauan Anambas, Camat Siantan, Danramil Tarempa, Kapolsek Siantan, serta Ketua BPD Tarempa Selatan.
Kehadiran para pejabat tersebut sekaligus memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan desa serta memastikan kegiatan panen berjalan dengan aman dan lancar.
Setelah kegiatan panen simbolis, BUMDes bersama para pekerja akan melanjutkan proses panen di seluruh lahan yang masih tersisa agar hasil produksi dapat segera dikumpulkan dan dimanfaatkan secara optimal.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian berbasis desa.(as)
Editor: yn
