Pemanfaatan Unit Studi Melayu di Kampus STAIN SAR Kepri

PROKEPRI.COM, BINTAN – Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Studi Melayu yang sebelumnya digelar di lingkungan kampusnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dan civitas academica menjadi indikator keberhasilan institusi dalam mengintegrasikan nilai akademik dan kultural.
Almahfuz juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, serta pimpinan perguruan tinggi lain yang turut hadir menyaksikan langsung pelaksanaan kegiatan budaya di kampus STAIN SAR Kepri ini.
“Unit Studi Melayu ini adalah milik bersama civitas academica. Manfaatkan sebaik-baiknya sebagai ruang pembelajaran, pengembangan, dan pelestarian budaya Melayu di lingkungan kampus,” tegasnya dalam amanat apel pagi di halaman Rektorat kampus, Senin (27/4/2026).
Pemanfaatan fasilitas tersebut, diharapkan Almahfuz, mampu mendorong kegiatan praktikum, riset, serta penguatan identitas keilmuan berbasis khazanah Melayu.
Selain itu, ia mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai mampu menampilkan prosesi adat Melayu secara optimal dalam kegiatan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai budaya telah berjalan dengan baik melalui pembinaan yang dilakukan oleh dosen dan tenaga kependidikan.
Almahfuz mengajak seluruh civitas academica untuk menjaga semangat kebersamaan, persatuan, dan kerja sama dalam menghadapi dinamika kelembagaan ke depan.(i)
Editor: yn
