NASIONAL

Kemenhaj: Tujuh Jemaah Haji Indonesia Wafat

Tampak jemaah haji Indonesia 2026 memasuki bus di Makkah. Foto dok Kemenhaj RI

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Tujuh jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat hingga Minggu (3/5/2026). Mereka meninggal dunia disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru.

Laporan ini diungkap Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj-RI).

“Adapun total jemaah wafat tercatat sebanyak 7 orang, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru,”kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahwa seluruh jemaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji.

“Doa terbaik dipanjatkan agar seluruh almarhum dan almarhumah memperoleh husnul khatimah,”sambung Maria.

Hingga saat ini, sebanyak 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Seluruh proses mobilisasi jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan selama perjalanan.

Dari sisi layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat sebanyak 6.823 jemaah menjalani rawat jalan.

Sebanyak 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 59 jemaah masih dalam perawatan hingga saat ini.

Berdasarkan data hingga Sabtu, 2 Mei 2026 kemaren, Sebanyak 192 kloter dengan total 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah.

Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah terus berlangsung secara bertahap.(i)

Editor: yn

Back to top button