KEPRI

Camat Palmatak Fasilitasi Mediasi Soal Polemik Berdirinya Rumah di Pelabuhan Desa Piabung

Kepala Desa Piabung, Murhadi, saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (6/5/2026). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Penyelesaian polemik berdirinya sebuah rumah di kawasan pelabuhan Desa Piabung, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, kini mengarah pada keputusan bersama melalui Musyawarah Desa (Musdes).

‎Langkah ini diambil setelah Camat Palmatak, Ajmain, memfasilitasi mediasi antara pihak-pihak terkait guna meredam konflik yang berpotensi meluas di tengah masyarakat.

‎Mediasi dilakukan atas koordinasi dengan pihak kepolisian, yang mendorong agar persoalan diselesaikan terlebih dahulu di tingkat bawah sebelum berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi.

‎“Ini kita diminta oleh Polsek, karena dari Polres juga menyampaikan agar diselesaikan dulu di bawah, jangan langsung ke atas,” ujar Ajmain, Rabu (6/5/2026).

‎Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan menjadi langkah terbaik agar situasi tetap kondusif. Ia menilai persoalan tersebut seharusnya tidak berkembang menjadi konflik besar.

‎“Yang penting sekarang bagaimana meredam. Kalau terus dibesar-besarkan, nanti malah jadi panjang,” katanya.

Ajmain juga menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Pemerintah Desa, khususnya Kepala Desa Piabung.

‎“Ini sebenarnya persoalan yang bisa diselesaikan dengan kebesaran hati. Keputusan tetap di Pak Kades,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Desa Piabung, Murhadi, memastikan bahwa pihaknya tidak akan mengambil keputusan sepihak.

‎Ia menegaskan bahwa Musdes akan menjadi forum utama dalam menentukan langkah selanjutnya.

‎“Setelah ini kami akan musyawarah dengan BPD dan unsur masyarakat. Di situlah diputuskan apakah rumah itu tetap atau harus dipindahkan,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, segala kemungkinan, termasuk pembongkaran bangunan, harus melalui pertimbangan matang dan melibatkan berbagai pihak.

‎“Kita tidak bisa sembarangan. Kalau memang harus dibongkar, tentu akan melibatkan pemerintah desa, Satpol PP, dan masyarakat,” ujarnya.

‎Musdes dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat dan menjadi penentu akhir dari polemik yang telah berlangsung ini.

‎Masyarakat Desa Piabung pun kini menaruh harapan besar agar keputusan yang diambil nantinya dapat mengakomodasi semua pihak serta menjaga keharmonisan di lingkungan desa.(as)

Editor: yn

Back to top button