Paripurna Pemilihan Wagub Kepri Dijaga Ketat Aparat
Masuk Gedung DPRD Wajib Lewati X-Ray

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Rapat paripurna Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri di ruang utama gedung DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, dijaga ketat aparat kepolisian, Kamis (7/11/2017) pukul 10.00 Wib.
Pantauan dilapangan, selain aparat kepolisian, anggota TNI juga turut serta membantu mengamankan jalannya paripurna dihalaman kantor dewan yang disejalankan dengan agenda laporan akhir Pansus terhadap hasil penetapan calon tetap Wagub sisa masa jabatan 2016-2021.
Diluar gedung itu, juga sempat terjadi adu mulut antara ratusan massa Ormas AMPK dengan aparat kepolisian. Adu mulut tak dapat dihindari lantaran mereka tidak diizinkan masuk.
Namun, kondisi itu mereda setelah polisi mengizinkan mereka masuk dengan catatan tidak melakukan tindakan diluar aturan serta menjaga ketertiban. Jumlah anggota AMPK yang diperkenankan masuk sebanyak 100 orang.
Siapun tamu dan undangan baik anggota DPRD Kepri serta masyarakat yang hendak masuk ke dalam kantor DPRD wajib melewati X-Ray dan diperiksa. Paripurna yang semula dijadwalkan berjalan pukul 10.00 Wib pagi molor hingga satu jam setengah.
Nurdin Basirun Tidak Hadir
Tepat pukul 11.30 Wib rapat paripurna tersebut dibuka resmi Ketua DPRD Jumaga Nadeak didampingi wakil pimpinan dewan Risky Faisal dan Huznizar Hood.
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun tidak tampak hadir dan hanya terlihat Sekdaprov Kepri serta Kapolda Kepri, Danrem, Danlantamal, Walikota Tanjungpinang dan Mantan Bupati Bintan serta jajaran FKPD Kepri yang hadir dalam agenda ini.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak memastikan bahwa paripurna laporan akhir Pansus terhadap hasil penetapan calon tetap Wagub sisa masa jabatan 2016-2021 dan disejalankan langsung dengan Pilwagub Kepri dihadiri 31 anggota DPRD secara fisik dan menyatakan rapat tersebut quorum.
Hingga berita ini diturunkan, paripurna Pilwagub Kepri masih berjalan dengan aman dan tertib.
Penulis/Editor : YAN
