KEPRI

Kena OTT Pungli, Begini Tersangka W Menurut Rekannya Sesama ASN di Camat Bintim

Tampak pertemuan Camat dan pegawainya setelah OTT Saber Pungli Bintan terlihat ganjil di depan kantor camat Bintim, Rabu (14/2/2018). Foto prokepri.com/HARIS.

PROKEPRI, BINTAN – Setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli, tersangka diduga berinisial W memiliki kesan tersendiri dihadapan rekannya sesama ASN di kantor Camat Bintan Timur (Bintim).

Keterangan yang diperoleh prokepri.com, Rabu (14/2), salah ASN yang bertugas di Kantor Camat Bintim menuturkan pandangannya terkait dengan keseharian W dalam mengurus sejumlah perizinan. ASN yang tidak mau dituliskan namanya tersebut, mengaku W adalah staf lama yang berdinas di Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

“Sudah puluhan tahun (dinas) disini,” ungkapnya.

Namun, selain tugasnya yang mengurusi perizinan, sambung dia, ada kebiasaannya yang tidak baik dan lazim diketahui semua pegawai.

“Kalau mengurus berkas perizinan harus ada itunya (pelicin,red),” tutup ASN ini.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh media ini, W yang terjaring OTT diduga menerima uang Rp300 ribu atas pengurusan izin mendirikan usaha salon di Bintim.

Uang tersebut diselipkan didalam dokumen yang diterimanya didepan kantor Camat Bintim.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi hasil dari OTT Tim Saber Pungli Bintan.

Tim Saber Pungli yang dihubungi media ini menjelaskan ekspos masih menunggu Kasat Reskrim Bintan.

“Belum pasti, masih menunggu Kasat Reskrim (Polres Bintan) “, balasnya.

Pantauan dilapangan, setelah salah satu ASN Camat Bintim diciduk Tim Saber Pungli Bintan, aktifitas rapat yang dilakukan camat terlihat ganjil.

Ditengah peristiwa yang mencoreng marwah institusinya, akibat kunjungan mendadak dari Saber Pungli Bintan.

Adapun aktifitas ganjil tersebut, rapat dilakukan di bawah pohon berdekatan dengan pos jaga kantor camat.

Sesekali Camat terlihat sibuk mengangkat teleponnya sambil menandatangani surat-surat yang disodorkan oleh bawahannya.

Sementara bawahannya yang ikut dalam pertemuan ganjil tersebut nampak ‘awas’ dengan kondisi sekitar.

Sebagian dari mereka nampak sibuk memperhatikan warga yang mengunjungi kantor Camat Bintim.

Tidak pasti apa yang menjadi agenda sang camat mengumpulkan anggotanya. Namun berdasarkan keterangan yang diperoleh, pertemuan tersebut terlihat bahwa Camat Bintim lebih banyak meminta keterangan dari Susan, Kasi PMD yang saat ini sedang meradang akibat ulah stafnya yang diduga memalak warga yang mengurus sejumlah perizinan.

“Tidak biasa Pak Camat mengumpulkan pegawai seperti itu” ujar salah satu staf dilokasi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari salah satu staf yang tidak ikut pertemuan ganjil tersebut, aktifitas kantor berlangsung normal seperti biasa.

“Aktifitas berlangsung normal seperti biasa pak, yang kena itu bagian PMD”, ujar ASN yang tidak mau namanya ditulis.

Penulis : Haris
Editor : YAN

Back to top button