Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri di Pemprov Kepri Baru Capai 30,65 Persen

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Realisasi belanja produk dalam negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri hingga 30 Juni 2026 baru mencapai sekitar 30,65 persen dari komitmen pengadaan.
Capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar target pelaksanaan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dapat tercapai pada akhir tahun.
Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Disperindag Kepri, A. Hadi mengatakan, sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya realisasi di antaranya adanya perubahan Standar Satuan Harga (SSH), penyesuaian APBD Perubahan, paket-paket pengadaan bernilai besar yang baru akan dilaksanakan pada semester kedua, serta proses pengadaan yang masih berlangsung di sejumlah perangkat daerah.
“Karena itu, seluruh OPD didorong mempercepat proses pengadaan agar serapan belanja produk dalam negeri dapat meningkat secara signifikan,”ingatnya.
Hadi menegaskan, bahwa kepatuhan terhadap P3DN menjadi salah satu indikator penilaian kinerja Tim P3DN oleh BPKP, Inspektorat meminta agar laporan monitoring semester pertama segera diselesaikan sebagai bagian dari penyusunan laporan tahunan.(yn)
