KEPRI

Pelajar SMK Perkapalan Uban Galang Dana Bantuan Kemanusiaan Gempa Lombok

Tampak warga memberikan bantuan dana bantuan gempa lombok yang digalang pelajar SMK Perkapalan di salah satu titik lokasi di Tanjung Uban, Kamis (20/9/2018). Foto Ist

PROKEPRI.COM, BINTAN – Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perkapalan Tanjung Uban, Bintan Utara (Binut) menggalang dana bantuan kemanusian untuk para korban yang tertimpa bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di sejumlah titik lokasi di Tanjung Uban, Kamis (20/9/2018) kemaren.

Wakil Kepala (Waka) Humas SMK Perkapalan Syamsudin Lango Kukun menerangkan, program penggalangan dana tersebut dengan tema “Bantuan Kemanusiaan, Peduli Lombok”, akan dilakukan hingga tanggal 30 September khusus di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

“Aksi penggalangan dana tersebut melibatkan para pengurus Osis dan beberapa guru yang sudah terbentuk dan tersusun dalam kepanitiaan. Para guru-guru dan puluhan siswa dan siswa sangat bersemangat menggalang dana sampai malam hari pukul 18.00 WIB di berbagai titik lokasi,” ungkap Syamsudin kepada prokepri, (Jumat 21/9/2018).

Titik lokasinya, sambung Syamsudin, yaitu di Pelabuhan Roro, Jalan Merdeka Pasar Impres, Simpang Mentigi depan masjid Taqwa dan di simpang Makam Pahlawan Dwikora.

“Poskonya di SMK Perkapalan,” jelasnya.

Syamsudin yang juga ikut terlibat secara langsung di lapangan mengkoordinir para siswanya. Dia menuturkan, kegiatan kemanusiaan ini sangat diapresiasi positif dari berbagai pihak masyarakat dan kalangan.

Ia berharap agenda ini tentunya dapat menanamkan kepedulian para siswa guna membantu para keluarga, saudara-saudara di Lombok.

“Mereka sangat mengharapkan kepedulian kita, oleh sebab itu kita sesama warga negara Indonesia harus respek dengan cepat melihat kondisi mereka yang saat ini sangat mengharapkan uluran tangan dan kepedulian dari kita,” imbau Syamsudin.

Menurut Syamsudin, penderitaan saudara di Lombok adalah penderitaan bersama juga sebagai sesama warga negara Indonesia.

“Saya sengaja memegang toa microfon sambil berorasi dijalanan memberikan contoh untuk siswa kami dan sekigus membangkitkan mental, semangat dan jiwa muda dalam mengajak para masrakat untuk berdonasi atau beramal untuk para korban gempa. Kami juga membuat posko di sekolah dengan harapan jika ada warga yang ingin berdonasi atau beramal melalui kami, bisa dapat langsung datang ke sekolah memberikan secara langsung dan kami siap bantu dan melayani,” tutupnya.

Senada dengan itu, Ketua Osis SMK Perkapalan Adrian Alkafi, mengatakan, bahwa kegitan ini masuk kedalam program Osis di tahun ini.

“ketika melihat dan mendengar berita tersebut kami langsung koordinasikan dengan dengan segera kepada Waka Kesiswaan selaku pembina osis dan Waka Humas kami dan kepala sekolah, sehingga menyusun rencana sampai pelaksanaan teknis dilapangan agar program ini dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan,” harap Adrian.

Adrian secara pribadi sebagai sebagai generasi penerus bangsa harus belajar dari sekarang untuk peduli terhadap sesama manusia, dan meminta seluruh pelajar di Indonesia yang lebih terkhusus di Bintan agar bangkit dan respect dan kritis melihat untuk hal yang positif seperti ini.

“Sekali lagi harapan kami agar sekolah-sekolah dan istansi lain yang ada di Bintan agar bisa melaksanakan hal yang sema membantu para korban gempa di Lombok, mungkin dengan cara yang sama maupun dengan cara yang berbeda,” pintanya.(r/*)

Editor : YAN

Back to top button