KEPRI

Syahrul Ajak Semua Pihak Aktif Cegah Bahaya TBC

Walikota H Syahrul mendapatkan cendera mata dari Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Kepri, Ajar Anggono.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Syahrul mengajak semua pihak agar terlibat aktif dalam pencegahan dan pengendalaian tuberkulosis, dengan cara mengingatkan kembali masyarakat bahwa TBC masih menjadi permasalahan kesehatan di dunia yang menyebabkan banyak kematian di berbagai negara.

“Peringatan Hari TBC sedunia tahun 2019 ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk memberikan kesadaran masyarakat tentang bahaya TBC meningkat dan dilakukan melalui aksi gerakan temukan TBC, dan obati sampai sembuh TBC (TOSS TBC),” kata Syahrul pada hari peringatan Tuberkulosis Sedunia yang disejalankan dengan Deklarasi UPT PAS Bebas Narkotika dan Handphone yang diadakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Rutan Kelas I Tanjungpinang, Rabu (6/3/2019).

Syahrul mendorong pasien TBC untuk memeriksakan diri dan menjalankan pengobatan hingga tuntas sebagai upaya eliminasi TBC dengan target nasional pada tahun 2030.

“TBC ini sangat mudah dan cepat menular, diantaranya melalui udara yang berpotensi menyebar di lingkungan keluarga, tempat kerja, sekolah dan tempat umum lainnya,” ungkapnya.

Ini, sambung Syahrul, menjadi ancaman serius bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu juga pengobatan TBC ini tidak mudah dan tidak murah, maka dari itu harus ditangani hingga tuntas dan manfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan TBC secara gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, khususnya bagi warga binaan dan staf.

“Semoga tidak ada ditemukan warga binaan atau staf yang terkena TBC, dan setidaknya bisa meminimalisir penyebaran penyakit TBC dilingkungan Rutan Tanjungpinang,” harapnya.

Senada dengan itu, Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Kepri, Ajar Anggono menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang sangat positif dan merupakan bukti bahwa kepala Rutan klas 1 Tanjungpinang juga melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan beberapa instansi, termasuk hubungan baik dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Ini tentu saja merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi negara sudah berjalan dengan baik,” tegas Ajar.

Kepala Rutan Tanjungpinang, Fonika Affandi juga mengatakan, selain kegiatan memperingati hari Tuberkulosis Sedunia, akan dilaksanakan juga deklarasi UPT PAS Bebas Handphone dan Peredaran gelap narkoba di Rutan Tanjungpinang serta penandatanganan perjanjian kerjasama beberapa instansi dan stakeholder terkait.

“Kegiatan pada hari ini kami laksanakan agar kami lebih memahami serta dapat meningkatkan kualitas tugas pokok dan fungsi guna dapat memenuhi target kinerja tahun 2019 yang telah ditetapkan,” ujar Affandi.

Hari Tuberkulosis Sedunia yang diperingati setiap tahunnya bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa sampai saat ini masih menjadi epidemi di dunia termasuk di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan di rumah tahanan negara klas 1 Tanjungpinang.

“Oleh karena itu kami berkomitmen dalam menanggulangi penyebaran wabah tuberkulosis
khususnya di rumah tahanan negara klas 1 Tanjungpinang dengan melaksanakan pemeriksaan TB bagi warga binaan Pemasyarakatan dan petugas yang dibantu oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang,” tutup Affandi.

Diakhir acara dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Rutan kelas I dengan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepala BNNK, Ketua DMI Kota Tanjungpinang, Ketua PMI Provinsi Kepri, Ketua Baznas Kota Tanjungpinang, Ketua Yayasan Theravada Sakya Putr, LBH Paham Kepri dan Direktur PT. Fajar Basthi.

Agenda dilanjutkan peresmian Ruang unit layanan pendaftaran kunjungan Oleh Walikota Tanjungpinang, yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti, didampingi oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S. IP.(***)

Editor : YAN

Back to top button