Bupati Anambas Aneng Soroti Maraknya Judol dan Gaya Hidup Berlebihan

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, menyoroti maraknya praktik judi online (judol) serta fenomena gaya hidup berlebihan yang dinilai tidak mencerminkan etika dan kesederhanaan, khususnya di kalangan aparatur maupun masyarakat.
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi satu tahun kepemimpinannya bersama wakilnya Raja Bayu Febri Gunadian di Masjid Agung Baitul Ma’mur pada Jumat (27/2/2026) pukul 09.00 WIB.
Agenda ini digelar oleh BKPSDM serta dihadiri Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, Sekretaris Daerah, para staf ahli Bupati, para asisten di lingkungan Setda, kepala perangkat daerah beserta staf se-Kabupaten Kepulauan Anambas, Camat Siantan beserta jajaran, serta Lurah Siantan dan staf.
Dalam arahannya, Aneng menekankan bahwa judi online tidak hanya merusak kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga berdampak pada moral dan kinerja.
Ia mengingatkan agar masyarakat, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak terjerumus dalam praktik judi online tersebut. Menurutnya, kebiasaan itu dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Aneng juga menyinggung perilaku bergaya hidup berlebihan yang kerap dipamerkan di media sosial. Ia menilai sikap tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, apalagi jika tidak sejalan dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.
“Kita harus menjaga integritas dan nama baik daerah. Jangan sampai karena judi online atau gaya hidup yang berlebihan, citra pribadi dan institusi ikut tercoreng,” tegasnya.
Aneng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hidup sederhana, bijak dalam menggunakan teknologi, serta fokus pada peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.(as/adve)
Editor: yn
