Satu Tahun Kepemimpinan Aneng–Raja Bayu, Fondasi Pembangunan Anambas Diperkuat Lewat Safari Ramadan 1447 H

PROKERPRI.COM – ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 yang digelar di Pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur, Jumat (27/2/2026) pukul 15.30 WIB.
Kegiatan ini dikoordinir oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, serta perwakilan perusahaan dan perbankan.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian merupakan tahun konsolidasi, peletakan fondasi, sekaligus tahun ujian dalam membangun daerah kepulauan di tengah dinamika kebijakan nasional.
“Penuh harap dari orang tua, semangat anak-anak muda, keyakinan para nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil menjadi bukti bahwa dukungan yang diberikan bukan sekadar pilihan politik, melainkan amanah untuk menghadirkan masa depan Kepulauan Anambas yang lebih baik,” ujar Aneng.
Adaptif di Tengah Kebijakan Efisiensi
Bupati menegaskan bahwa kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri.
Namun, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memandang hal tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, antara lain: Evaluasi dan rasionalisasi program agar fokus pada pelayanan dasar dan kebutuhan prioritas.
Pengurangan belanja kurang produktif dan pengalihan ke program berdampak langsung. Peningkatan pengawasan serta pengendalian pelaksanaan anggaran. Penguatan sinergi pendanaan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Efisiensi bukan berarti berhenti membangun. Efisiensi adalah membangun dengan lebih bijak, cermat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Capaian Pembangunan Menggembirakan
Dalam satu tahun terakhir, sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2025 mencapai 74,07 (kategori tinggi), naik 0,60 poin dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan lonjakan signifikan, dari 2,28 persen pada Triwulan I menjadi 12,68 persen pada Triwulan II dan 15,71 persen pada Triwulan III.
Persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat 6,35 persen atau sekitar 2,86 ribu jiwa, mengalami penurunan dibanding tahun 2024. Indeks Gini turut membaik dari 0,32 menjadi 0,28, mencerminkan berkurangnya kesenjangan ekonomi.
Di sektor kesehatan, cakupan BPJS mencapai 99,93 persen dan angka stunting berhasil ditekan menjadi 15,8 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia. Sementara di bidang pendidikan, sebanyak 493 guru telah tersertifikasi dan program Sekolah Rakyat telah berjalan dengan 36 siswa dari empat kecamatan.
Penguatan Sektor Unggulan dan Infrastruktur
Pada sektor perikanan, nilai produksi mencapai 26.957 ton dengan nilai Rp1,02 triliun. Ekspor ikan hidup tercatat 178.800 kg senilai Rp15,2 miliar, serta pengolahan ikan sebesar 531.426 kg senilai Rp33,7 miliar.
Sebanyak 10 desa telah berstatus desa mandiri, dan 42 dari 52 desa telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Peserta BPJS Ketenagakerjaan tercatat 2.571 jiwa dari berbagai sektor non-pemerintahan.
Pemerintah daerah juga terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan jalan antar desa, operasional Pelabuhan RoRo Kuala Maras, pembangunan 66 tower telekomunikasi di 10 kecamatan, serta migrasi 58 titik ke jaringan serat optik.
Desa Piasan bahkan meraih peringkat enam besar nasional sebagai desa digital.
Dalam tata kelola pemerintahan, Indeks Reformasi Birokrasi meningkat menjadi 74,27 (kategori B), nilai akuntabilitas 61,96, serta mempertahankan predikat inovatif dengan nilai 41,36.
Fokus Pemerataan dan Ekonomi Maritim
Bupati Aneng menegaskan, membangun daerah kepulauan membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan konsistensi.
Tantangan geografis dan dinamika kebijakan nasional tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak.
Ke depan, pemerintah daerah akan tetap fokus pada: Pemerataan pembangunan antar pulau.
Peningkatan kualitas pelayanan dasar. Pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata. Penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
“Kami yakin dengan kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus melangkah maju,” tutupnya.(as/adve)
Editor: yn
