KEPRITANJUNGPINANG

Bus Maut Lakalantas di Batu 8 Atas Ternyata Milik UMRAH, Supirnya Bernama Widodo

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Yowa Ramadhani. Foto net.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Bus maut yang terlibat Lakalantas hingga menewaskan satu penumpang sepeda motor di tempat kejadian di Jalan RH Fisabilillah, Batu 8 Atas, pukul 15.00 wib sore kemaren, dipastikan adalah milik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dengan sang supir bernama Widodo.

“Petunjuknya mengarah kesana, drivernya (supir) atas nama widodo,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Lantas AKP Krisna Yowa Ramadhani kepada prokepri, Senin (27/8/2018).

Krisna menerangkan, bahwa Satlantas masih terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk agar bisa dinaikkan status ke penyidikan.

“Sekarang kita dalami dan rektornya juga sedang kita mintai keterangan,” ungkapnya

Dari keterangan yang bersangkutan (Supir), sambung Krisna, ia tidak mengetahui kejadian tersebut. Akan tetapi, kata dia lagi, polisi akan tetap mengambil keterangan dari supir.

“Petunjuk mengarahkan memang benar bus melewati ruas jalan Fisabilillah pada saat kecelakaan. Begitupun saksi-saksi juga menyatakan bus itu yang terlibat kecelakaan,” jelas Krisna.

Krisna memastikan, pihaknya belum ada penetapan status apapun buat sang supir.

“Belum ada penetapan status buat driver. Tetap kita dalami dulu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan Lalulintas kembali terjadi di Kota Tanjungpinang, tepatnya di Jalan RH Fisabilillah, Batu 8 Atas, pukul 15.00 wib sore tadi. Satu orang tewas dengan kondisi mengenaskan yakni otak terburai hancur akibat dilindas bus.

Seorang saksi mata kejadian menceritakan, Lakalantas berawal dari dua unit sepeda motor Honda Revo dan Honda Scoppy saling bersenggolan hingga mereka terjatuh ke aspal.

“Bersenggolan dua motor itu bang. Mereka terjatuh ditengah-tengah bus yang melintas dilokasi ini,” ungkap saksi tanpa menyebutkan namanya di lokasi kejadian.

Akibatnya, sambung dia, penumpang sepeda motor Honda Revo terlindas kepala tepat dibawa ban bus tersebut.

“Pengemudi motor Revo putih dan Scoppy juga jatuh tapi disebelah bus,” kata dia lagi.

Saksi ini menambahkan, bahwa bus yang melindas, menurutnya, kemungkinan tidak melihat kejadian itu.

“Dia mau motong dari sebelah kanan mau motong bus, jadi datang scoopy arah berlawanan kesenggolan jatuh dibawah kolong bus. Bus-nya ga sadar, terus pergi,” tutup saksi ini.

Tak lama berselang, polisi dari unit Lakalantas Polres Tanjungpinang tiba dilokasi. Mereka langsung melakukan olah TKP dengan menandai lokasi kecelakaan serta meminta keterangan saksi-saksi yang melihat kecelakaan tersebut.

Berdasarkan data dilapangan, kedua motor bersenggolan adalah Honda Revo warna putih berplat nomor BP 2184 OT, sedangkan Honda Scoppy warna merah berplat nomor BP 3251 AW.

Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, bus yang melindas kepala korban penumpang Honda Revo diduga adalah kendaraan milik salah satu pemerintah daerah.

Penulis/editor : YAN

Back to top button