ITB Melalui Tim Mahasiswanya Sabet Juara 1 Nasional Huawei ICT Competition Innovation Track

PROKEPRI.COM, BANDUNG – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui tim mahasiswa Teknik Telekomunikasi angkatan 2022 meraih juara 1 nasional Huawei ICT Competition Innovation Track yang diadakan Huawei.
Tim beranggotakan 3 mahasiswa berjuluk “Hawkeye” ini membawa ide inovasi berupa alat deteksi penyakit kulit yang terintegrasi dengan artificial intelligence (AI).
Ketiga mahasiswa itu bernama Sulthan Miftahul Ulum, Rossi Putri Rusliadi, dan Kimi Rafif Asyadda.
Setelah diumumkan sebagai pemenang, dilakukan sesi pemberian penghargaan di kantor Huawei Jakarta, Senin (22/12/2025) lalu.
Kompetisi ini dilaksanakan secara daring, Senin (8/12/2025) lalu. Pada tahap ini, mereka melakukan presentasi inovasi di hadapan juri.
Dermalens, inovasi yang dibawakan tim “Hawkeye” pada Huawei ICT Competition Innovation Track. (Dok. tim)
Inovasi yang tim bawakan bernama “Dermalens”, yakni sebuah alat yang mampu memprediksi penyakit kulit seseorang dengan menggunakan teknologi image recognition. Alat ini terintegrasi dengan AI, IoT, serta produk-produk Huawei.
Inovasi ini dilatarbelakangi dari banyaknya kasus negelected tropical diseases (NTDs), yaitu penyakit kulit, seperti lepra, scabies di pedesaan Asia Pasifik akibat tingkat kelembapan tinggi, kepadatan penduduk, dan malnutrisi.
Persiapan tim dalam lomba ini memakan waktu dua pekan dengan bimbingan Abdul Latif S.T, M.T., salah seorang pengajar di STEI ITB. Dalam prosesnya, mereka tetap sungguh-sungguh mengikuti lomba meski di tengah kesibukan sebagai mahasiswa tingkat akhir. Keberhasilan ini menjadi bukti hasil kerja keras tim.
“Jangan takut untuk terus mencoba. Ambil sebanyak mungkin oppurtunity yang ada, seperti lomba-lomba ini. Selalu percaya diri atas pekerjaan yang dilakukan,” ujar Rossi dalam keterangannya dilansir ITB, Kamis (15/1/2026).
Saat ini, tim “Hawkeye” tengah mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat internasional yang akan dilaksanakan pada Maret 2026 di Thailand.(wan)
Editor: yn
