KEPRI

Harga Ikan Laut di Anambas Alami Kenaikan, IRT Mengeluh

Suasana pedagang menjual ikan di salah satu pasar ikan di Anambas, Minggu (8/2/2026). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Harga ikan di pasar tradisional Kabupaten Kepulauan Anambas terpantau mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir ini.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pembeli, khususnya para ibu rumah tangga (IRT). Mereka mengeluhkan mahalnya harga ikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Minggu (8/2/2026), harga ikan tongkol coreng saat ini dibeli oleh penampung dengan harga sekitar Rp25 ribu per kilogram.

Ikan tersebut kemudian dijual kembali pedagang dalam bentuk perekor, dengan berat rata-rata 2 kilogram, seharga Rp50 ribu per kilogram.

‎Sementara itu, tongkol berukuran besar atau yang biasa disebut tongkol jobot dijual dengan harga Rp60 ribu untuk ukuran 2 kilogram.

Ikan jenis ini sebelumnya dibeli dari nelayan dengan harga sekitar Rp30.000 per kilogram saja.

‎Selain tongkol, harga cumi-cumi juga mengalami kenaikan di tingkat konsumen.

Cumi dibeli penampung dengan harga sekitar Rp40 ribu per kilogram, namun dijual secara eceran oleh pedagang dengan harga mencapai Rp50 ribu per kilogram.

Sedangkan ikan manyuk dibeli penampung dengan harga sekitar Rp42 ribu per kilogram.

Erna, salah seorang pembeli yang merupakan IRT, mengatakan, bahwa harga ikan terasa lebih mahal dibandingkan hari-hari sebelumnya.

‎“Harga ikan sekarang agak mahal, tidak seperti hari-hari yang lalu. Biasanya kami bisa beli lebih banyak, sekarang harus disesuaikan dengan uang belanja,”kata dia kepada media ini.

Erna berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah agar harga ikan dapat kembali stabil dan terjangkau, mengingat ikan merupakan kebutuhan utama bagi warga kepulauan.

‎Menurut pedagang, kenaikan harga ikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya hasil tangkapan nelayan yang tidak menentu serta biaya operasional yang meningkat. (as)

Editor: yn

Back to top button