ADVETORIALKEPRI

Nyanyang Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tanjungpinang Yang Baru Capai 2,9 Persen

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dalam Rapimprov KADIN Kepri 2025 di Hotel Aston Tanjungpinang, Minggu (9/11/2025). Foto prokepri/kepriprov

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyoroti pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi yang masih perlu didorong karena baru mencapai 2,9 persen.

“Kami berharap akan ada lebih banyak stimulus dan investasi masuk ke Tanjungpinang. Di Dompak tersedia lahan sekitar 700 hektare, dan di Senggarang sekitar 1.200 hektare yang bisa dikembangkan menjadi kawasan industri baru,”ujar Nyanyang Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepri 2025 di Hotel Aston Tanjungpinang, Minggu (9/11/2025).

Berbeda dengan dua daerah diluar Batam yang menurut Nyanyang, mulai menunjukkan perkembangan pertumbuhan ekonomi signifikan. Kedua daerah yang dimaksudnya adalah Kabupaten Bintan dan Tanjung Balai Karimun.

“Seperti Bintan dengan PT BAI sebagai contoh industri yang tumbuh pesat, serta Tanjung Balai Karimun dengan sektor minyak lepas pantainya yang berkembang.,”tegas dia.

Nyanyang mengingatkan, pentingnya memanfaatkan posisi strategis Kepri yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan Selat Philip-jalur laut tersibuk keempat di dunia dengan 90.000 kapal per tahun. Namun, sambung Nyanyang, Kepri hanya baru menikmati sekitar 5 persen dari total potensi ekonomi jalur tersebut.

Sebagai perbandingan, Singapura mencatat 35–40 juta TEUs per tahun, Pelabuhan Tanjung Pelepas Malaysia sekitar 15 juta TEUs, sedangkan Batam baru mencapai 650 ribu TEUs. Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan volume kargo bisa menembus 1 juta TEUs pada tahun 2027.

Nyanyang juga mendorong penguatan kerja sama melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, dan media, guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(jp)

Editor: yn

Back to top button