Ini Kronologis Lengkap Penemuan Mayat Korban Pembunuhan di Pantai Impian

 

Tampak tersangka pembunuhan inisial SAS tertunduk lemas saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (16/5/2020).Foto hum

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal memimpin konferensi pers pengungkapan penemuan mayat korban pembunuhan di Pantai Impian dekat Hotel BBR di Mapolres, Sabtu (16/5/2020).

Agenda ini dihadiri Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Indra Jaya, Kasat Reskrim AKP Rio Reza P, dan Kasubbag Humas IPTU Suprihadi.

Kapolres Tanjungpinang, M Iqbal menguraikan pengungkapan tindak pidana pembunuhan itu berawal pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2020 sekira pukul 04.45 Wib.

“Yang mana saat itu Personil piket (Pawas) Polsek Tanjungpinang Barat AIPTU P. Manurung (Kanit Reskrim) memperoleh informasi bahwa ada seorang laki-laki yang mencurigakan berenang di sekitar pantai di belakang hotel BBR di Jalan Pantai Impian,” ungkap Iqbal dalam siaran pers resmi yang diterima prokepri.

Merespon hal tersebut AIPTU P. Manurung segera menginformasikan hal tersebut kepada Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Indra Jaya dan bersama anggota Pelayanan dan Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat menuju ke lokasi.

“Setiba di lokasi, tidak lama berselang anggota menjumpai seorang laki-laki mendatangi lokasi tersebut. Kemudian anggota menanyakan perihal keberadaan laki-laki itu dan dirinya menyampaikan bahwa tinggal di sekitar lokasi tersebut,” sambung Iqbal.

Merasa ada yang mencurigakan dengan gerak-gerik laki-laki yang dimaksud, Iqbal melanjutkan, anggota kemudian mengamankannya. Anggota kemudian menyisir lokasi di sekitar pantai dan menemukan orang yang dalam kondisi mengapung dan diperkirakan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Anggota pun kemudian menginterogasi laki-laki yang diamankan tersebut dan laki-laki tersebut mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap orang yang ditemukan mengapung. Laki-laki tersebut kemudian diamankan di Mako Polsek Tanjungpinang Barat untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” bebernya lagi.

Sementara untuk orang yang ditemukan dalam kondisi mengapung dibawa ke RSUD Kota Tanjungpinang.

Adapun identitas pelaku yaitu SAS, laki-laki berusia 42 tahun beralamat di jalan Kijang Lama Tanjungpinang. Untuk korban yaitu MT, perempuan berusia 49 tahun beralamat di Singkep Barat Kab. Lingga.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui SAS melakukan pembunuhan dengan kronologis sebagai berikut, tersangka SAS pada malam itu melewati Jalan Yusuf kahar tepatnya di depan hotel Sampoerna Inn.

Pada saat itu SAS dipanggil oleh Korban MT untuk singgah. MT kemudian menawarkan SAS untuk melakukan kencan yang akhirnya disepakati dengan tarif Rp.200.000.

SAS kemudian membawa MT ke warung milik SAS yaitu di kedai kopi Dos Roha Jalan Pantai Impian. Kemudian SAS dan MT masuk ke dalam kamar. Saat di dalam kamar, SAS yang dalam keadaan setengah sadar / mabuk saat berbaring di tempat tidur melihat MT mengambil 1 buah kantong plastik warna hitam berisikan rokok dan sejumlah uang hasil penjualan di warung.

SAS pun mengejar MT yang saat itu melakukan perlawanan dengan cara mencakar mata sebelah kiri SAS. Kemudian SAS memukul kepala MT dengan martil / palu besi sebanyak 4 sampai 5 kali lalu menyeret MT ke laut pantai di belakang hotel BBR.

Iqbal menegaskan, atas perbuatannya SAS dikenakan pasal 340 KUHPidana dan atau 338 KUHPidana dan atau 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.(yan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.